KITAINDONESIASATU.COM – Skizofrenia adalah gangguan kesehatan mental serius yang dapat mempengaruhi cara berpikir, perasaan, dan perilaku seseorang.
Penderita skizofrenia sering mengalami distorsi realitas, seperti halusinasi dan delusi.
Halusinasi adalah persepsi palsu, seperti mendengar suara atau melihat hal-hal yang tidak ada, sementara delusi adalah keyakinan salah yang membuat seseorang sulit membedakan kenyataan dengan khayalan.
Gejala awal skizofrenia, menurut Verywell Health, sering kali muncul perlahan, termasuk perubahan suasana hati, cara berpikir, dan interaksi sosial.
Beberapa tanda awal bisa berupa perubahan pertemanan, masalah tidur, mudah marah, atau penurunan produktivitas kerja dan prestasi sekolah.
Tanda-tanda ini biasanya muncul selama masa remaja, sehingga sulit membedakan apakah itu gejala skizofrenia atau perubahan normal saat pubertas.
Jika tidak segera ditangani, skizofrenia bisa berkembang menjadi gejala yang lebih parah.
Gejala skizofrenia dapat dibagi menjadi tiga kategori.
Gejala positif:
Penyimpangan dalam cara berpikir dan perilaku, seperti percaya pada hal-hal yang tidak logis, melihat atau mendengar hal-hal yang tidak nyata.
Gejala negatif:
Kehilangan minat atau kebiasaan yang sebelumnya dimiliki, seperti kesulitan mengekspresikan emosi, menarik diri dari lingkungan sosial, dan kehilangan motivasi.
Gejala kognitif:
Gangguan dalam berpikir, mengingat, dan mengambil keputusan. Penderita mungkin kesulitan mengingat kejadian atau informasi tertentu dan mengalami masalah penglihatan serta kesulitan berkomunikasi.
Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal menunjukkan tanda-tanda skizofrenia, penting untuk segera mencari bantuan dari seorang psikolog atau psikiater.
Beberapa perawatan bisa membantu mengurangi gejala dan meningkatkan kualitas hidup penderita.- ***

