News

Seorang Menteri Mundur Tersebab Hilangnya sebuah Telepon Kantor

×

Seorang Menteri Mundur Tersebab Hilangnya sebuah Telepon Kantor

Sebarkan artikel ini
FotoJet 5 31
Louise Haigh, Menteri Transportasi Inggris

KITAINDONESIASATU.COM – Louise Haigh mengundurkan diri sebagai Menteri Transportasi hanya 12 jam setelah terungkap bahwa ia telah dihukum atas penipuan terkait kehilangan telepon kantor.

Dalam surat pengunduran dirinya kepada Keir Starmer, Haigh menyatakan bahwa masalah ini akan mengganggu penyelesaian tugas pemerintahannya.

Demikian dilaporkan The Guardian pada Jumat, 29 November 2024.

Keputusan Haigh untuk mundur muncul setelah terungkap bahwa ia mengaku bersalah atas penipuan terkait pernyataan palsu pada tahun 2014.

Peristiwa ini berawal dari penyelidikan yang dilakukan oleh Aviva, –tempat Haigh bekerja– terkait hilangnya telepon kantornya.

Baca Juga  Komitmen Indonesia di AIPACODD: Wujudkan ASEAN Bebas Narkoba

Haigh menjelaskan bahwa saat itu ia dirampok, dan mengira telepon kantornya telah dicuri.

Setelah menerima penggantian telepon, ia menemukan telepon lama dan menyalakannya dan memicu penyelidikan polisi.

Haigh mengakui bahwa ia salah tidak segera memberi tahu Aviva setelah menemukan telepon tersebut.

Dalam suratnya kepada perdana menteri, Haigh menekankan bahwa meskipun insiden tersebut sudah lama berlalu, ia merasa mundur adalah keputusan terbaik untuk mencegah gangguan lebih lanjut dalam pemerintahannya.

Keputusan tersebut diterima oleh Starmer, yang berterima kasih atas kontribusi Haigh, terutama dalam upayanya membawa sistem kereta api ke kepemilikan publik.

Baca Juga  COO Danantara Pastikan Negosiasi Utang Whoosh ke China Segera Rampung, Target Selesai Tahun Ini

Sebagai pengganti Haigh, Starmer menunjuk Heidi Alexander, anggota parlemen dari Swindon Selatan, sebagai Menteri Transportasi yang baru.

Haigh menyatakan bahwa ia merasa bangga dengan pencapaian Partai Buruh meskipun harus mundur dalam keadaan ini.

Ia berkomitmen untuk terus berjuang untuk masyarakat Sheffield Heeley dan mendukung proyek politik Partai Buruh dari luar pemerintahan.

Selama masa jabatannya, Haigh telah mengerjakan berbagai kebijakan penting, termasuk nasionalisasi kereta api, dan sempat menangani masalah pemogokan masinis.

Meskipun demikian, ia juga mendapat teguran dari Downing Street setelah mengusulkan pemboikotan terhadap P&O Ferries, yang menimbulkan reaksi dari perusahaan tersebut.

Baca Juga  Presiden Prabowo Ingatkan Menteri untuk Hemat Anggaran dalam Kunjungan Kerja ke Luar Negeri

Mick Lynch, sekretaris jenderal serikat pekerja Kereta Api, Maritim, dan Transportasi (RMT), mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Haigh atas kontribusinya dalam memajukan kepemilikan publik atas kereta api, yang dianggap sebagai pencapaian penting dalam memperjuangkan kepentingan penumpang dan pekerja.- ***

Sumber: The Guardian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *