News

Inilah Daftar Belasan Desa di 5 Kecamatan Ponorogo yang Terdampak Banjir Bandang

×

Inilah Daftar Belasan Desa di 5 Kecamatan Ponorogo yang Terdampak Banjir Bandang

Sebarkan artikel ini
longsor ponorogo
Korban longsor akibat banjir Ponorogo sejumlah rumah mengalami kerusakan berat. foto: istimewa

KITAINDONESIASATU.COM – Banjir yang terjadi di wilayah Ponorogo beberapa waktu lalu terjadi 11 desa di 5 wilayah kecamatan dan menggenangi puluhan rumah dan jalan.

Banjir yang terjadi pada hari Minggu 24 November 2024 terjadi dengan skala cakupan yang cukup luas meliputi antara lain terjadi di wilayah Kecamatan Kota Ponorogo, Jenangan, Siman, Sukorejo, dan Sampung.

Sedangkan desa yang dilanda bencana banjir antara lain terjadi di desa dan kelurahan yakni:

  • Kelurahan Tonatan, Purbosuman, Mangkujayan dan Pinggirsari (Kecamatan Kota Ponorogo)
  • Kelurahan Singosaren (Kecamatan Jenangan)
  • Kelurahan Ronowijayan, Desa Brahu dan Siman (Kecamatan Siman)
  • Desa Bangunrejo (Kecamatan Sukorejo)
  • Desa Carangrejo dan Ringinputih (Kecamatan Sampung)

BERITA BANJIR PONOROGO LAINNYA: Banjir dan Longsor di Ponorogo Dari Perumahan Hingga Pondok Pesantren

Menindak lanjuti kejadian bencana banjir yang terjadi di belasan desa itu Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko menggelar Rapat Koordinasi Percepatan Penanggulangan Bencana Banjir diwilayahnya, Senin 25 November 2024.

Saat ini pihak BPBD Ponorogo melakukan pembersihan sampah yang menyumbat aliran sungai sejumlah tempat, salah satunya di Desa Nampan dan Carangrejo, Kecamatan Sampung.

Dilaporkan telah terjadi penumpukan sampah bambu dan sampah lainnya yang menyangkut di jembatan.

Sumbatan tersebut menyebabkan air meluap dan merendam pemukiman, jalan dan lahan pertanian.

“Proses pembersihan sampah dengan menggunakan alat berat dilakukan pada tanggal 26 – 27 November 2024,” tulis akun instagram @bpbd_ponorogo, Selasa (26/11/2024).

Mayoritas sampah yang diangkat sari sungai adalah rumpun bambu dan kayu, yang menyumbat jembatan hingga air meluber kedaratan dan menggenangi jalan dan rumah warga.

Dihimbau kepada masyarakat Ponorogo yang bermukim di sepanjang aliran sungai untuk waspada terhadap rumpun bambu yang berpotensi hanyut jika terjadi banjir.

Rumah roboh
Warga diminta untuk melakukan kerja bakti untuk memotong dan mengurangi rumpun bambu yang rentan hanyut terbawa aliran sungai.

Sementara banjir yang terjadi juga menyebabkan longsor di Desa Plalangan, Jenangan hingga menimbulkan kerusakan 2 rumah warga,s alah satu rumah ambruk dan terperosok ke dalam lubang 5 meter.

Diketahui rumah yang terkenal longsoran adalah miliki Suciwati warga Plalangan mengalami kerusakan parah.

Sementara pemicu terjadinya tanah longsor diperkirakan dari gorong-gorong yang penahan diding perumahan jebol.

Sementara saluran air pembuangan tersumbat, hingga air yang tersumbat menggerus pondasi rumah milik warga terdampak longsor.

Pada pagi harinya warga melakukan kerjabakti membersihkan dan membantu mengevakuasi barang-barang milik terdampak longsor yang masih bisa diselamatkan, Senin (25/11/2024). **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *