Sepakbola

Kemenangan dan Kekalahan Dramatis PSIS Semarang vs Persik di Kandangnya

×

Kemenangan dan Kekalahan Dramatis PSIS Semarang vs Persik di Kandangnya

Sebarkan artikel ini
PSIS SEMARANG
Pemain PSIS Semarang berselebrasi setelah cetak gol. foto: psis official

KITAINDONESIASATU.COM – Laga pekan ke-11 Liga 1 2024-2025 menjadi momen penting PSIS Semarang setelah dirundung kekalahan dan tidak pernah menang sejak pekan ke-4 Liga 1 2024-2025.

Kemenangan PSIS ini diharapkan merupakan awal dari kebangkitan Mahesa Jenar setelah 7 kali tidak pernah menang dan 6 kali menderita kekalahan terus menerus.

Kebutunan PSIS Semarang itu akhirnya mendapatkan jalan setelah laga pekan ke-11 berhasil mengalahkan Persik Kediri di kandang Stadion Brawijaya Kediri, Sabtu (23/11/2024) sore.

Kemenangan PSIS Semarang atas Macan Putih melalui gol semata wayang Evandro Brandao di menit ke-89, beberapa menit sebelum peluit panjang dibunyikan.

BERITA PERSIK LAINNYA: Persik Nerves Tampil di Kandang, Lawan PSIS Suporter Dukung Penuh

Bahkan kemenangan PSIS Semarang merupakan kemenangan dramatis dan sekaligus merupakan kekalahan dramatis Persik Kediri dengan skor 1-0 dalam pertandingan lanjutan Liga 1 2024-2025.

Persik kediri sebenarnya memiliki banyak peluang bisa mencetak gol namun tak satupun dari peluang itu berhasil disempurnakan para pemain Macan Putih.

Keberhasilan PSIS Semarang juga tak lepas dari peran sang kiper Syaril Trisna yang tampil impresif dan banyak menggagalkan peluang Macan Putih membobol gawangnya.

Dalam laga ini sempat terjadi drama keributan dimenit terakhir pertandingan saat manajer PSIS Muhammad Ridwan mendorong masuk Alfreanda Dewangga yang sebenarnya jatuh di luar lapangan.

Tak lama kemudian sang kiper PSIS mendapat hadiah kartu merah setelah menanduk Muhammad Khanafi dari Persik.

Hingga akhirnya posisi kiper pun digantikan bek Brandon Scheunemann menjadi kiper dadakan PSIS Semarang, hingga sukses menghantarkan hingga pertandingan berakhir.

Sejauh ini kemenangan PSIS mendongkrak posisi keperingkat 13 klasemen sementara dengan mengoleksi 10 poin.

PSIS Semarang sedang terseok-seok di 4 laga terakhirnya yang dirundung kekalahan beruntun, hingga berhasil bangkit di laga pekan ke-11 ini.

Gol tercipta aksi Gali Freitas di depan kotak penalti Persik yang memberikan sodoran manis kepada Boubakary Diarra, kemudian diselesaikan sempurna Evandro Brandao.

Tiga poin ini dapat menjadi penyejuk bagi PSIS yang di klasemen sementara sebelum pertandingan ada di papan bawah.

Pelatih PSIS Semarang, Gilbert Agius, memberikan apresiasi tinggi kepada para pemainnya yang mampu bertarung hingga menit akhir dalam kondisi yang tidak mudah.

“Selamat untuk pemain yang sudah bertarung sampai akhir laga. Tidak mudah bermain di lapangan yang tidak terlalu bagus,” katanya.

Gilbert anak asuhnya mampu mengimbangi permainan lawan yang juga tampil baik dan menciptakan banyak peluang, namun peluang itu berhasil dipatahkan semua.

BERITA PSIS SEMARANG LAINNYA: Catatan Buruk Laga Kandang Persik, PSIS Tak ingin Kalah untuk Kelima Kalinya

“Kita apresiasi kerja keras pemain hingga menit terakhir meki hanya mendapatkan satu gol,” kata Gilbert Agius.

Pelatih asal Malta ini juga menyoroti dampak besar kemenangan bagi tim setelah rentetan hasil buruk yang dialami Mahesa Jenar hingga harus terpuruk nyaris masuk zona merah.

“Dampak dari kemenangan ini sangat besar. Setelah tujuh pertandingan tanpa kemenangan, ini adalah bukti kerja keras pemain, tidak hanya di pertandingan ini, tapi juga dalam persiapan sebelumnya,” dia menambahkan.

Memang, kemenangan ini sudah sangat dirindukan oleh PSIS karena terakhir kali mencatat tiga poin adalah pada 23 Agustus 2024 lalu atau tepatnya pada laga pekan ke-3.

Saat itu PSIS menaklukkan tim promosi PSBS Biak dengan skor 1-0 lewat gol tunggal Gali Freitas di menit ke-71 memaksimalkan assist dari Riyan Ardiansyah. **

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *