News

Disnakertransgi Jakarta Targetkan Pengurangan Pengangguran Lewat Pelatihan Kerja dengan Anggaran Rp100 Miliar

×

Disnakertransgi Jakarta Targetkan Pengurangan Pengangguran Lewat Pelatihan Kerja dengan Anggaran Rp100 Miliar

Sebarkan artikel ini
Disnakertransgi
Ilustrasi pelamar pekerjaan (ist)

KITAINDONESIASATU.COM -Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi (Disnakertransgi) Provinsi DKI Jakarta berkomitmen untuk mengurangi tingkat pengangguran di ibu kota melalui program pelatihan kerja yang didanai dengan anggaran sebesar Rp100 miliar.

Program ini diharapkan dapat memberikan keterampilan yang dibutuhkan oleh para pencari kerja, sekaligus menurunkan angka pengangguran yang saat ini tercatat lebih dari 350 ribu orang.

Kepala Disnakertransgi DKI Jakarta, Hari Nughroho, menjelaskan bahwa tugas utama Disnaker adalah mengurangi kemiskinan dan pengangguran di Jakarta. Hal ini sejalan dengan misi pemerintah untuk menyediakan pelatihan kerja yang relevan dan berkualitas bagi masyarakat.

Hari mengungkapkan, dengan adanya pelatihan kerja yang modern dan sesuai kebutuhan pasar, diharapkan dapat meningkatkan keterampilan tenaga kerja dan memperkecil angka pengangguran di ibu kota.

“Dengan adanya pelatihan yang berbasis kebutuhan industri, diharapkan para peserta pelatihan dapat mengembangkan keterampilan yang sesuai dengan tuntutan pasar kerja, serta membantu Jakarta menjadi kota global yang siap bersaing,” ujar Hari Nughroho dalam keterangannya di Grand Cempaka Resort and Convention, Puncak, Bogor, pada Selasa 19 November 2024 kemarin.

Disnakertransgi juga memastikan bahwa setiap program pelatihan kerja yang dilaksanakan telah menjalin kemitraan dengan perusahaan swasta untuk memastikan bahwa keterampilan yang diajarkan sesuai dengan kebutuhan dunia industri.

Program ini juga memberikan peluang bagi sekitar 14 ribu pekerja yang terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), dengan pelatihan yang disesuaikan dengan keahlian mereka.

Para peserta pelatihan kerja tidak hanya akan mendapatkan keterampilan praktis, tetapi juga sertifikat resmi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), yang semakin memperkuat posisi mereka di pasar tenaga kerja.

Dengan demikian, Disnakertransgi berharap program ini akan dapat mengurangi pengangguran secara signifikan, sekaligus meningkatkan daya saing tenaga kerja di Jakarta.***

Editor Aam Permana S

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *