KITAINDONESIASATU.COM – Rusia memulai produksi massal tempat perlindungan bom bergerak yang dirancang untuk melindungi dari berbagai ancaman, termasuk radiasi, gelombang kejut, dan bencana alam. Demikian ditulis Reuters pada Selasa, 19 November 2024.
Tempat perlindungan yang dikenal dengan nama “KUB-M” ini menyerupai kontainer pengiriman yang kokoh dan dapat memberikan perlindungan terhadap radiasi, pecahan peluru, puing-puing, serta kebakaran.
Tempat ini juga dapat digunakan di wilayah permafrost di utara Rusia.
Unit standar tempat perlindungan ini dapat menampung 54 orang, dengan kemungkinan untuk menambahkan modul tambahan jika diperlukan.
Meskipun tidak secara langsung terkait dengan situasi terkini, langkah ini diumumkan bersamaan dengan peningkatan ketegangan di Ukraina.
Beberapa pejabat mengindikasikan bahwa perang di Ukraina telah memasuki fase terakhir yang lebih berbahaya.
Pasukan Rusia bergerak maju lebih cepat daripada sebelumnya, sementara Barat berusaha memperkuat Ukraina.
Langkah ini terjadi tepat setelah pemerintah Presiden AS Joe Biden mengizinkan Ukraina menggunakan rudal jarak jauh Amerika untuk menyerang Rusia.
Pemerintah Kremlin pada Senin, 18 November 2025, menanggapi keputusan itu dengan peringatan bahwa Amerika Serikat akan terlibat lebih dalam dalam konflik ini jika langkah tersebut terus dilanjutkan.- ***
Sumber: Reuters




