KITAINDONESIASATU.COM-Komisi Pemilihan Umum (KPU) memastikan bahwa hari ini, Senin, 18 November 2024 memastikan kebutuhan logistik Pilkada Kabupaten Tangerang mulai didistribusikan dimulai dari daerah dengan jumlah pemilih terbanyak.
Ketua KPU Kabupaten Tangerang Muhamad Umar menyatakan, untuk tahapan pendistribusian logistik akan dimulai hari Senin (18/11/2024) diawali wilayah pemilih terbanyak di antaranya Kecamatan Curug. Kemudian, Kecamatan Kelapa Dua, Kecamatan Rajeg, Kecamatan Pasar Kemis dan Cikupa.
“Sebenarnya secara aturan H-1 itu sudah sampai ke TPS, namun In Shaa Allah kami akan mulai mendistribusikan ke Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) bagi yang sudah selesai pengesetannya,” ungkap Muhammad Umar, akhir pekan lalu.
Proses penyaluran, lanjut Umar, dilakukan dengan beberapa tahapan dimulai pendistribusian logistik diluar kotak dan didalam kotak dan adapun seluruh logistik yang diluar kotak seperti tinta, segel, kotak suara, bilik suara, dan berbagai formulir lainnya. Itupun dilakukan secara bertahap diserahkan kepada panitia pemilihan kecamatan.
Umar mengungkapkan, KPU Kabupaten Tangerang telah menerima sebanyak 4.484 logistik Pilkada. Termasuk dua jenis surat suara yakni surat suara Gubernur/Wakil Gubernur Banten dan Bupati/Wakil Bupati Kabupaten Tangerang.
Dari 4.484 logistik Pilkada, rinciannya 2.430.274 lembar surat suara pemilihan Gubernur/Wakil Gubernur. Kemudian, 2.430.274 surat suara pemilihan Bupati/Wakil Bupati Tangerang.
Sedangkan logistik diluar kotak suara, 53.736 segel tis, 17.066 bilik suara, 9.180 kotak suara, 8.966 tinta, dan 215,722 segel kertas. “Total yang sudah kita terima untuk surat suara yaitu 4.484 set dan itu untuk 4.484 TPS,” kata Umar.
Umar menambahkan, pendistribusian logistik dikawal ketat oleh aparat kepolisian. Tujuannya mengantisipasi adanya tindak kejahatan yang berdampak pada terganggunya pelaksanaan Pilkada 2024.
Pemilihan kepala daerah serentak baik bupati maupun gubernur dilaksanakan pada 27 November mendatang.
Sementara itu Ferry Purnawan Komisioner Bawaslu Kabupaten Tangerang mengatakan, pihaknya akan mengawasi secara ketat tahapan pendistribusian logistik Pilkada mulai dari tingkat Kabupaten sampai ke Desa Kelurahan untuk antisipasi permasalahan yang muncul.
“Belajar dari pengalaman Pemilu kemarin, tentunya kami akan meningkatkan pengawasan dalam proses pendistribusian logistik Pilkada, termasuk dulu ada mobil ekspedisi logistik yang atapnya bocor, maka untuk saat ini kami sudah antisipasi agar mobil ekspedisinya lebih baik dan aman,” ujar Ferry Purnawan.

