News

Sistem Zonasi Sekolah Terus Dikeluhkan, Wapres Gibran Minta Segera Dicarikan Solusi

×

Sistem Zonasi Sekolah Terus Dikeluhkan, Wapres Gibran Minta Segera Dicarikan Solusi

Sebarkan artikel ini
Wapres Gibran Rakabuming
Wapres Gibran Rakabuming Raka. (Ist)

KITAINDONESIASATU.COM – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka buka suara mengenai penerapan kebijakan zonasi sekolah. Menurutnya, kebijakan itu masih belum bisa diterapkan diseluruh wilayah di Indonesia karena selama ini banyak keluhan yang disampaikan oleh para orangtua siswa.

Gibran bercerita dirinya sudah melakukan rapat koordinasi dengan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti terkait masalah penerapan sistem zonasi.

“Jadi bapak-ibu, zonasi ini program yang baik, tapi silahkan nanti bapak-ibu selama rakor mungkin bisa memberi masukan karena jumlah guru kita itu belum merata,” kata Gibran yang dikutip Selasa (12/11).

Baca Juga  Djamari Chaniago dari Partai Mana? Begini Sosok Menko Polkam : Pendidikan, Karier, Istri

Menurut Gibran, masalah utama penerapan sistem zonasi adalah ketersediaan guru, karena ada beberapa provinsi yang mengalami kelebihan guru, namun ada juga yang kurang. Hal itu yang membuat penerapan kebijakan sistem zonasi ini masih belum maksimal.

“Ini nanti tentunya menjadi PR untuk pak menteri. Jadi zonasi sekali lagi ini program yang baik, tapi mungkin belum bisa diterapkan di semua wilayah,” ujar Gibran.

Dikatakan Gibran, ketika masih menjadi wali kota Solo sering mendapatkan aduan permasalahan yang sama tiap tahun, yang salah satunya sistem zonasi.

Baca Juga  Laka Adu Banteng di Mojokerto, Remaja ini Pulang Tinggal Nama

Ia juga bercerita sempat bersurat Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi pada Kabinet Indonesia Maju periode 2019-2024 Nadiem Anwar Makarim, terkait keluhan masalah pendidikan. Namun surat itu belum juga ditanggapi.

“Mengenai masalah zonasi, masalah program Merdeka Belajar, masalah pengawas sekolah, masalah ujian nasional,” ungkapnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *