News

Melimpahnya Ikan Cekong Semoga Bukan Pertanda Buruk

×

Melimpahnya Ikan Cekong Semoga Bukan Pertanda Buruk

Sebarkan artikel ini
ikan cekong
Ikan Cekong melompat ke daratan (ist)

KITAINDONESIASATU.COM-Melimpahnya ikan Cekong di perairan laut selatan Pandeglang tidak hanya dinikmati warga setempat. Puluhan nelayan asal Indramayu, Provinsi Jawa Barat, ikut mengambil berkah dari melimpahnya ikan cekong.Satu kapal nelayan dapat menangkap ikan cekong hingga 2,5 ton,

Nelayan asal Indramayu, Yono, mengaku baru lima hari di Panimbang. “Kita berangkat rombongan empat kapal dengan menggunakan alat tangkap ikan jenis bondet,” katanya, Minggu (3/11/2024).

Alat tangkap ikan yang dipakai jenis bondet ini dapat menangkap ikan Cekong dan satu kapal bisa dapat ikan Cekong 2,5 ton. “Sekarang harga jualnya Rp 2.500 per kilogram. Kalau dihitung ya lumayan, masih ada untung dari biaya operasional yang dikeluarkan,” kata Yono.

Setiap satu kapal, jumlah ABK tidak menentu. Ada yang 15, 17, dan 20 orang. “Kami dari Indramayu sengaja ke sini, karena kondisi di Indramayu lagi kosong. Lagi pailit, susah ikan,” ujar Yono sambil tertawa.

Begitu ada info kalau di Panimbang lagi banyak ikan Cekong ya segera melaut. “Makanya pada berangkat semua. Kalau kondisi cuaca dua hari lalu masih teduh, tapi sekarang gelombangnya lumayan tinggi, bisa sampai 3 meter,” kata Yono.

Saking melimpahnya ikan Cekong, di Pantai Lagundi, Desa Sukajadi, Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang, hari Minggu sekira pukul 14.45 WIB, ribuan ikan Cekong atau Cireng yang naik ke daratan di tepi pantai.

Ribuan ikan yang naik ke daratan langsung diserbu pengunjung pantai, pedagang, serta masyarakat setempat. Warga Carita Robby mengatakan, terjadinya fenomena alam ikan naik kedaratan membuat heboh. “Karena memang termasuk peristiwa langka. Ikan tanpa harus dijaring naik sendiri ke daratan dan mudah ditangkap,” katanya.

“Warga sekitar mengaitkan adanya kejadian tersebutpertanda akan terjadi peristiwa bencana. Tapi, semoga saja hal itu tidak terjadi dan ini bagian dari berkah alam untuk warga Carita,” kata Robby.

Kepala Desa Sukajadi, Kecamatan Carita, Sandi, membenarkan, adanya kejadian fenomena alam ikan naik ke daratan. “Menang termasuk kejadian langka. Dan ini pernah terjadi tahun 1998,” katanya.

Kalau bicara kejadian ikan naik ke daratan akan terjadi bencan alam, Sandi kurang sependapat. “Kalau ini tidak ada kaitannya dengan akan terjadi bencana alam. Semoga saja ini hanya siklus perubahan iklim,” katanya.

Saat ini cuaca kemarau yang sangat panas. Lalu siang menjelang sore cuaca mendung dan hujan. “Perubahan suhu itukah yang membuat ikan naik ke daratan. Dan ikan itu biasa hidup bergerombol. Jadi ikan mendekati perairan hangat, bukan sebuah petanda bencana besar, namun masyarakat tetap waspada,” pinta Sandi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *