News

Beruntung Tak ada Duka Motor Adu Banteng vs Tetangga Desa di Dukun Gresik

×

Beruntung Tak ada Duka Motor Adu Banteng vs Tetangga Desa di Dukun Gresik

Sebarkan artikel ini
laka gresik
Petugas satlantas Gresik melakukan olah TKP di lokasi kecelakaan. foto: dokumen satlantas gresik

KITAINDONESIASATU.COM – Kasus laka lantas kembali terjadi di Gresik, meskipun tak membawa duka, namun tiga korban harus menjalani perawatan di RS PKU Muhammadiyah Sekapuk, Gresik, Sabtu (2/11/2024) malam.

Peristiwa laka lantas yang terjadi pada malam sekitar pukul 21:15 WIB itu melibat dua pengendara sepeda motor sesama tetangga desa di Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik.

Akibat peristiwa itu ada tiga orang yang harus mendapatkan perawartan medis karena mengalami luka-luka serius.

Ketiga korban adalah Dimas Indra Bayu (25) dan Ahmad Riqi Andi Prastio Budi (26) keduanya warga Desa Babaksari, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik.

Kemudian Abdul Wahid (21) warga Desa Bangeran, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik mengendarai Honda Vario W 3605 EE, ketiganya dilarikan ke rumah sakit.

Menurut informasi yang diperoleh mengungkapkan kecelakaan terjadi pada saat jalanan tidak terlalu ramai menjelang tengah malam pukul 21: 15 WIB.

Kecelakaan terjadi kertika sepeda motor Honda PCX W 2912 FR yang dikendarai Dimas Indra Bayu membonceng Ahmad Riqi Andi Prastio melaju dari arah barat ke timur.

Saat itu pengendara PCX ini melaju di jalan kemudian mencoba mendahului kendaraan di depannya dari sisi kanan.

Namun sayangnya Dimas dan Ahmad melaju terlalu kekanan saat hendak mendahuli kendaraan lain, hingga melebih marka jalan.

Sementara dari arah berlawanan pengendara Honda Vario Abdul Wahid juga melaju dengan kecepatan cukup kencang.

BACA JUGA: Laka Pengemudi Mojokerto Tinggal Nama Kernet Blora Luka Parah

Abdul Wahid mungkin tidak tidak mengira jika motor PCX ini terlalu ambil ke kanan, sehingga berbenturan dengan kendaraanya hingga terjadi tabrakan adu banteng.

Akiba laka lantas ini Dimas mengalami luka kepala dan tangan kiri, sementara Ahmad mengalami luka kepala sedangkan Abdul Wahid mengalami luka kepada dan tangan.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Gresik, Ipda Achmad Andri Aswoko, Minggu (3/11/2024) kepada wartawan di Gresik mengungkapkan ketiganya korban langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawaran medis.

Ipda Achmad mengatakan jika penyebab utama kecelakaan ini adalah tindakan pengendara PCX yang melakukan overacting secara tidak aman dan menyebabkan pengendara lain menjadi korban.

Pengendara PCX terlalu mengambil haluan terlalu ke kanan hingga melebihi marka jalan, sehingga kendaraan dari arah berlawanan tidak mendapatkan ruang untuk melintas, hingga terjadi kecelakaan. **

Respon (2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *