KITAINDONESIASATU.COM – BEMNUS (Badan Eksekutif Mahasiswa Nusantara) Jawa Barat menuntut para elit politik yang kini memegang kekuasaan untuk memenuhi janji-janji mereka yang diucapkan selama kampanye.
Pernyataan ini disampaikan oleh Vivi, Sekjen BEMNUS, dalam acara peringatan Sumpah Pemuda ke-96 yang berlangsung di gedung Al Musadadiyah, Garut, pada 27-29 Oktober 2024.
Menurut Sekjen BEMNUS Vivi, kesuksesan segelintir pemuda tidak bisa mewakili keberhasilan ribuan, bahkan jutaan pemuda lain yang terpaksa menderita karena kepentingan elit yang menindas.
“Anak muda hanya dijadikan alat untuk mengamankan posisi elit, tanpa dilibatkan dalam pengambilan keputusan strategis,” ujarnya.
Vivi juga menegaskan bahwa BEMNUS mendesak agar dibahas secara komprehensif dan segera disahkan RUU Masyarakat Adat yang sudah terhambat bertahun-tahun. Selain itu, mereka meminta agar RUU Perampasan Aset juga segera diagendakan untuk dibahas.
Lebih lanjut, Vivi menegaskan pentingnya untuk membatalkan RUU TNI dan RUU Polri, karena dianggap mengancam marwah demokrasi dan berpotensi menimbulkan konflik kepentingan dalam tubuh aparatur negara.
BEMNUS juga mendesak penyelidikan tuntas terhadap kasus pelanggaran HAM, baik yang terjadi saat ini maupun di masa lalu, tanpa kecuali, termasuk jika presiden terpilih terlibat sebagai terduga pelanggar HAM berat.
Terakhir, Vivi meminta agar dilakukan revisi terhadap Sistem Pendidikan Nasional agar pendidikan dapat merata dan mudah diakses oleh semua golongan masyarakat.***





