berita utamaKesehatanOlahraga

Pink Run 2026 Bogor Diikuti 1.350 Peserta, Ajak Deteksi Dini Kanker

×

Pink Run 2026 Bogor Diikuti 1.350 Peserta, Ajak Deteksi Dini Kanker

Sebarkan artikel ini
Pink Run 2026 Bogor diikuti 1.350 peserta untuk meningkatkan kesadaran deteksi dini kanker payudara.
Ribuan peserta mengikuti Pink Run 2026 yang digelar YKI Cabang Kota Bogor di kawasan Taman Ekspresi dan Lapangan Sempur, sebagai ajakan meningkatkan kesadaran deteksi dini kanker payudara. (Kis/Ist)

KITAINDONESIASATU.COM – Pink Run 2026 Bogor menyedot perhatian masyarakat dengan menghadirkan 1.350 peserta di kawasan Lapangan Sempur hingga pedestrian Sistem Satu Arah (SSA) Kota Bogor, Sabtu, 31 Oktober 2026. Kegiatan yang digelar Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Cabang Kota Bogor ini mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan perempuan, khususnya deteksi dini kanker payudara.

Mengusung tema “Ribuan Langkah untuk Perempuan Lebih Sehat, Lebih Berdaya”, kegiatan tersebut diikuti para penyintas kanker, masyarakat umum, serta berbagai komunitas lari. Acara ini diselenggarakan secara gratis melalui konsep fun run sejauh 5 kilometer.

Pink Run 2026 Bogor Libatkan 1.350 Peserta

Rute Pink Run 2026 dimulai dari Taman Ekspresi, mengitari sebagian Lapangan Sempur, kemudian menuju terowongan Jembatan Sempur dan kawasan Sistem Satu Arah (SSA), sebelum kembali ke Taman Ekspresi.

Kegiatan ini menjadi puncak rangkaian Bulan Peduli Kanker Payudara atau Breast Cancer Awareness Month 2026. Kampanye tersebut mengusung tagline “RUN · CHECK · CARE FOR BRIGHTER TOMORROWS” sebagai ajakan untuk bergerak aktif, melakukan pemeriksaan, dan meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan.

Sebelumnya, pada 1–23 Oktober 2026, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor menggelar pemeriksaan kesehatan gratis di sejumlah wilayah. Rangkaian kegiatan itu kemudian mencapai puncaknya melalui Pink Run 2026 di kawasan Taman Ekspresi, Sempur.

YKI Bogor Ajak Perempuan Melakukan Deteksi Dini Kanker Payudara

Ketua YKI Cabang Kota Bogor sekaligus pencetus Pink Run, Yantie Rachim, mengatakan kegiatan ini bertujuan mendorong masyarakat menjadikan gaya hidup aktif dan pemeriksaan payudara secara rutin sebagai bagian dari kebiasaan sehari-hari.

Menurutnya, gerakan tersebut lahir dari kepedulian terhadap kasus kanker payudara yang baru terdeteksi ketika sudah memasuki stadium lanjut. Padahal, deteksi dini dapat membantu meningkatkan peluang keberhasilan penanganan kanker.

“Karena itu, YKI Kota Bogor ingin deteksi dini menjadi gerakan bersama, bukan sekadar imbauan. Kami sengaja membuat Pink Run gratis dan terbuka untuk semua. Kami ingin ibu-ibu, remaja putri, keluarga, hingga komunitas lari datang dan bergerak bersama. Setiap langkah ini adalah pesan bahwa perempuan Bogor peduli pada kesehatannya. Lari hari ini, periksa hari ini, peduli setiap hari,” ucap Yantie Rachim.

Ia menegaskan bahwa Pink Run bukan sekadar ajang olahraga, melainkan gerakan kebersamaan untuk menunjukkan kepedulian dan memberikan dukungan kepada para penyintas kanker.

“Kita peduli kita hadir. Dan dari sini tidak ada seorangpun pejuang kanker yang berjuang sendirian,” ujarnya.

Pink Run 2026 Hadirkan Layanan Pemeriksaan Kesehatan

Selain kegiatan lari, peserta Pink Run 2026 Bogor dapat mengakses beragam layanan dan fasilitas kesehatan. Layanan yang tersedia meliputi medical check-up, stan kesehatan, stan pendukung, stan makanan dan minuman atau food and beverage (F&B), pemeriksaan payudara klinis (Sadanis), hingga ultrasonografi (USG).

Yantie mengatakan setiap perempuan berhak mengetahui kondisi kesehatannya sedini mungkin. Karena itu, kolaborasi berbagai pihak diperlukan untuk memperluas akses informasi dan layanan pemeriksaan kesehatan.

YKI Cabang Kota Bogor menyelenggarakan kegiatan tersebut bersama Dinas Kesehatan, rumah sakit, puskesmas, organisasi, komunitas, sponsor, mitra pendukung, relawan, serta panitia.

Ia juga mengapresiasi dukungan seluruh pihak yang turut menyukseskan acara tersebut dan mengajak masyarakat terus mendampingi para pejuang kanker dengan kasih sayang serta kepedulian.

“Mari kita jadikan Kota Bogor yang sehat dan peduli,” tutupnya.

Empat Pilar YKI dalam Pink Run 2026

Ketua Panitia Pink Run 2026, dr. Annisa Nurditasari Hadiwinata, menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi salah satu cara untuk merayakan keberanian perempuan yang telah memeriksakan kesehatannya sekaligus mengajak perempuan lainnya melakukan hal serupa.

Melalui gerakan olahraga, pemeriksaan, dan kepedulian bersama, Pink Run diharapkan dapat memperkuat kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan perempuan.

Menurut Annisa, kegiatan ini sejalan dengan misi “Untuk Perempuan Lebih Sehat, Lebih Berdaya” dan menegaskan empat pilar gerakan YKI, yaitu Prevent, Detect, Support, dan Empower.

Keempat pilar tersebut menekankan pentingnya pencegahan, deteksi dini, dukungan bagi pasien dan penyintas kanker, serta pemberdayaan masyarakat.

Melalui Pink Run 2026 Bogor, YKI berharap semakin banyak masyarakat menjadikan kepedulian terhadap kanker payudara sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari, sekaligus membangun lingkungan yang mendukung perempuan agar lebih sehat dan berdaya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *