berita utamaDaerah

3 Gunung Api di Indonesia Berstatus Siaga III, BNPB Keluarkan Peringatan untuk Warga

×

3 Gunung Api di Indonesia Berstatus Siaga III, BNPB Keluarkan Peringatan untuk Warga

Sebarkan artikel ini
Gunung Semeru
3 Gunung Api di Indonesia Berstatus Siaga III, BNPB Keluarkan Peringatan untuk Warga

KITAINDONESIASATU.COM – Ancaman aktivitas gunung api di Indonesia kembali menjadi perhatian. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan menyusul tiga gunung api yang kini berstatus Siaga III atau Level III.

Ketiga gunung tersebut adalah Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda, Gunung Merapi di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah, serta Gunung Semeru di Jawa Timur.

Peringatan ini bukan tanpa alasan. Aktivitas ketiga gunung tersebut memiliki potensi bahaya yang harus diantisipasi masyarakat, wisatawan hingga pelaut.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi BNPB, Berton S.P. Panjaitan, menyampaikan informasi tersebut dikutip dalam tayangan Headline News Metro TV, Sabtu (31/10).

“Kami ingin menyampaikan juga bahwa ada tiga gunung saat ini yang statusnya Siaga III atau status Siaga. Di mana yang pertama, Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda, kemudian Gunung Merapi di antara Jogja maupun Jawa Tengah, serta Gunung Semeru di Jawa Timur,” ujar Berton.

BNPB secara khusus mengingatkan masyarakat, wisatawan, dan pelaut agar tidak mendekati kawasan Gunung Anak Krakatau.

Sesuai rekomendasi pihak berwenang, aktivitas masyarakat di sekitar gunung tersebut dibatasi dalam radius 3 kilometer.

“Masyarakat, wisatawan maupun pelaut dilarang mendekati Gunung Anak Krakatau sesuai dengan petunjuk resmi dari BPBD maupun PVMBG. Untuk Anak Krakatau, radius 3 kilometer tidak boleh dari Gunung Anak Krakatau tersebut,” jelasnya.

Ancaman berbeda juga mengintai kawasan Gunung Merapi. BNPB mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi banjir lahar hujan, terutama di sepanjang alur sungai ketika hujan deras mengguyur kawasan tersebut.

Selain itu, ancaman awan panas guguran juga perlu diantisipasi karena dapat terjadi sewaktu-waktu.

“Sedangkan Gunung Merapi, kami mengimbau ada waspada bahaya lahar hujan di alur sungai di saat hujan deras, serta awan panas guguran yang berpotensi dapat terjadi sewaktu-waktu,” kata Berton.

Sementara itu, masyarakat di sekitar Gunung Semeru, Jawa Timur, diminta menjauhi kawasan Besuk Kobokan hingga radius 13 kilometer.

BNPB meminta seluruh masyarakat mematuhi rekomendasi keselamatan dari instansi berwenang dan tidak memaksakan diri memasuki kawasan yang telah dinyatakan berbahaya.

BNPB menegaskan, kewaspadaan dan kepatuhan terhadap informasi resmi menjadi kunci untuk mengurangi risiko bencana akibat aktivitas vulkanik ketiga gunung tersebut. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *