KITAINDONESIASATU.COM – Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Tingkat Kota Bogor Tahun 2026 menjadi momentum untuk memperkuat peran kader dalam pemberdayaan keluarga dan masyarakat. Kegiatan yang digelar di Bogor Great Mall Yasmin, Jalan KH Abdullah Bin Nuh, Kota Bogor, Rabu 21 Oktober 2026, diisi dengan apresiasi terhadap kontribusi TP PKK serta peluncuran kader Gerakan Keluarga Sehat Tanggap dan Tangguh Bencana (GKSTTB).
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh kader Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) yang telah berkontribusi dalam mendukung pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di Kota Bogor.
“Apresiasi yang setinggi-tingginya, ucapan terima kasih, mudah-mudahan kebaikan ibu-ibu PKK semuanya Allah balas dengan sebaik-baiknya balasan. Kemudian saya juga menyampaikan penghargaan atas capaian yang sudah diraih di setiap bidang dan mudah-mudahan betul-betul bisa memberikan kontribusi kepada masyarakat Kota Bogor,” kata Dedie Rachim dalam sambutannya.
HKG PKK ke-54 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana
Pada peringatan HKG PKK ke-54 Kota Bogor tersebut, dilaksanakan pula peluncuran kader Gerakan Keluarga Sehat Tanggap dan Tangguh Bencana (GKSTTB).
Dedie Rachim menyampaikan rasa syukur karena sebagian besar wilayah Kota Bogor telah membentuk Kelurahan Tangguh Bencana. Upaya tersebut turut diperkuat melalui dukungan kader PKK di berbagai wilayah.
“Terkait dengan kader kebencanaan ini terima kasih luar biasa. Saya melihat di PKK ini banyak orang-orang yang punya dedikasi luar biasa dan ingin Kota Bogor yang selama ini dihinggapi seribu bencana setiap tahun, warganya bisa selamat dari segala macam bencana,” ucap Dedie.
Menurutnya, peran kader di tingkat wilayah sangat penting dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap risiko bencana. Keterlibatan keluarga dan masyarakat diharapkan dapat memperkuat kesiapsiagaan sehingga warga lebih siap menghadapi berbagai potensi bencana.
Capaian Cek Kesehatan Gratis Kota Bogor Mencapai 45 Persen
Selain bidang kebencanaan, Dedie Rachim juga mengapresiasi dukungan kader PKK di tingkat kecamatan, kelurahan, dan kota terhadap pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG).
Ia menyampaikan bahwa capaian program CKG di Kota Bogor saat ini telah mencapai 45 persen. Dukungan kader PKK dinilai penting untuk mendorong partisipasi masyarakat dalam pemeriksaan kesehatan.
“Kenapa hal ini penting? Ya, atas dorongan dari seluruh anggota PKK, kita ingin memastikan bahwa warga Bogor kondisi kesehatannya terekam dengan baik, supaya arah kebijakan penanganan kesehatan Kota Bogor tepat sasaran dan juga efektif efisien,” ujarnya.
Melalui program tersebut, pemerintah berharap kondisi kesehatan masyarakat dapat terpetakan dengan baik sehingga kebijakan dan pelayanan kesehatan dapat disusun sesuai kebutuhan warga.
Yantie Rachim Tekankan Penguatan 10 Program Pokok PKK
Ketua TP PKK Kota Bogor, Yantie Rachim, dalam sambutannya membacakan sambutan Ketua Umum TP PKK Pusat, Tri Suswati Tito Karnavian.
Dalam sambutan tersebut, disampaikan apresiasi kepada seluruh kader PKK di Indonesia sekaligus pentingnya memperkuat kolaborasi, daya dukung keluarga, dan pelaksanaan 10 Program Pokok PKK sebagai mitra strategis pemerintah.
Sejalan dengan tema nasional, peringatan HKG PKK tingkat Kota Bogor mengusung tema “Keluarga Tangguh, Lingkungan dan Masyarakat Tangguh dan Mandiri.”
Tema tersebut mencerminkan komitmen bersama untuk memperkuat sinergi dalam pelaksanaan 10 Program Pokok PKK melalui berbagai kegiatan yang mendukung kesehatan keluarga, kepedulian terhadap lingkungan, serta terwujudnya masyarakat yang tangguh dan mandiri.
“Sebagai wujud nyata pelaksanaan 10 Program Pokok PKK, TP PKK Kota Bogor telah melaksanakan berbagai program unggulan dan inovasi melalui urutan kelompok kerja yang terfokus pada pengembangan keluarga, pendidikan, pemberdayaan ekonomi, ketahanan pangan, kesehatan, serta kelestarian lingkungan,” ucap Yantie Rachim.
Berbagai program tersebut mencakup enam kegiatan, yakni Keluarga Indonesia Tangguh, Keluarga Indonesia Anak Anti Kekerasan Seksual, Keluarga Indonesia Sehat Tanpa Narkoba, Keluarga Indonesia Sadar Imunisasi dan Ketercukupan Gizi, Keluarga Indonesia Anti Stunting, serta Pembinaan Kesadaran Bela Negara (PKBN).
Yantie juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh kader PKK Kota Bogor atas dedikasi dan kerja keras mereka dalam melindungi keluarga, menggerakkan masyarakat, serta menghadirkan manfaat di masing-masing wilayah.
“Mari terus bergerak bersama, dari keluarga untuk keluarga, dari masyarakat untuk masyarakat. PKK buat keluarga hebat, keluarga tangguh, Kota Bogor semakin kuat. Mari kita terus bersinergi untuk program PKK dan bersama mewujudkan keluarga serta masyarakat Kota Bogor yang sehat, mandiri, dan tangguh. Selamat Hari Kesatuan Gerak PKK. Selamat ulang tahun, PKK bergerak, keluarga bahagia, masyarakat sejahtera,” ujarnya.
PKK Jawa Barat Dorong Keluarga Mandiri Menuju Indonesia Emas 2045
Sementara itu, Ketua Bidang II Pendidikan dan Peningkatan Ekonomi Keluarga TP PKK Provinsi Jawa Barat, Ike Garnika, membacakan sambutan Ketua TP PKK Jawa Barat, Samantha Dewi Erwan Setiawan, yang berhalangan hadir.
Dalam sambutannya, Ike menyampaikan bahwa peringatan HKG PKK tingkat nasional mengusung tema “Kuatkan 10 Program Pokok PKK, Laksanakan Asta Cita, Wujudkan Indonesia Emas 2045.”
“Tema ini mengingatkan kita bahwa masa depan Indonesia dimulai dari rumah. Kita ingin anak-anak tumbuh sehat dan cerdas, keluarga semakin mandiri, dan orang tua punya kemampuan untuk mendampingi anak-anak menghadapi tantangan zaman. Nah, di sinilah PKK punya peran penting karena kita hadir langsung di tengah keluarga dan masyarakat,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa 10 Program Pokok PKK tidak boleh hanya menjadi daftar kegiatan tahunan. Setiap program harus dipastikan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Dalam bidang kesehatan, misalnya, program PKK diharapkan meningkatkan pemahaman keluarga tentang pentingnya gizi dan pola hidup sehat. Di bidang pendidikan, perhatian terhadap tumbuh kembang anak perlu terus diperkuat. Sementara itu, pemberdayaan ekonomi keluarga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan usaha kecil dan menambah penghasilan keluarga.
Ike meyakini bahwa kekuatan PKK tidak hanya terletak pada banyaknya kegiatan atau besarnya organisasi, tetapi juga pada kedekatan kader dengan masyarakat.
“Kekuatan PKK justru ada pada ibu-ibu yang mengenal masyarakatnya secara langsung. Ibu-ibu biasanya tahu keluarga mana yang sedang kesulitan, anak mana yang perlu perhatian lebih, atau perempuan mana yang sebenarnya punya potensi tetapi masih membutuhkan dukungan untuk berkembang,” ucapnya.
Menurutnya, kedekatan tersebut menjadi modal penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap PKK. Karena itu, seluruh kader diharapkan terus hadir, mendengarkan kebutuhan warga, dan membantu mencari solusi atas berbagai persoalan keluarga.
Ia juga berharap PKK semakin terbuka terhadap gagasan baru, termasuk dari generasi muda. Keterlibatan anak-anak muda dinilai penting untuk menyampaikan aspirasi sekaligus mencari solusi atas tantangan yang dihadapi masyarakat.
HKG PKK ke-54 Dihadiri Perwakilan Berbagai Daerah
Peringatan HKG PKK ke-54 Tingkat Kota Bogor Tahun 2026 turut dihadiri pengurus dan anggota TP PKK Kota Bogor serta tamu undangan dari sejumlah daerah di Jawa Barat.
Perwakilan daerah yang hadir meliputi Kota Depok, Kota Bekasi, Kota Cirebon, Kota Bandung, Kabupaten Bekasi, Kota Sukabumi, dan Kabupaten Bogor.
Hadir pula jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bogor, organisasi wanita, organisasi profesi, instansi, lembaga, serta perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Bogor.
Melalui peringatan HKG PKK ke-54 ini, penguatan kolaborasi antara kader PKK, pemerintah, dan masyarakat diharapkan terus berlanjut. Upaya tersebut menjadi bagian penting dalam mewujudkan keluarga yang sehat, mandiri, dan tangguh serta masyarakat Kota Bogor yang semakin sejahtera.





