Berita Utama

Wanita Asal Banten Dibunuh, Jasad Dimutilasi Dimasukkan di Kardus Terpisah

×

Wanita Asal Banten Dibunuh, Jasad Dimutilasi Dimasukkan di Kardus Terpisah

Sebarkan artikel ini
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi. (Aris)
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi. (Aris)

KITAINDONESIASATU.COM – Wanita asal Banten berusia 40 tahun dibunuh dan jasadnya dimutilasi. Badannya ditemukan terbungkus karung di Danau Muara Baru, sedang kepalanya diamankan di kawasan Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi menyatakan, petugas menemukan kepala korban berinisial SH di daerah Pluit pada Rabu (30/10/2024) pagi. Sedang jasad tubuhnya ditemukan Selasa (29/10/2024) pagi.

Informasi yang dihimpun, jasad korban ditemukan terbungkus karung di danau sekira pukul 10.00. Warga yang menemukan pertama kali mayat wanita itu yakni karyawan SPBU di sekitar lokasi.

Saksi melihat ada kantong besar berisi karung yang terapung. Karena curiga, kantong itu diambil bersama warga lainnya. Ternyata setelah dibuka kantong itu berisi mayat tanpa kepala.

Baca juga: Tom Lembong Diduga Rugikan Negara Rp400 Miliar di Kasus Impor Gula

Kasus ini kemudian dilaporkan ke polisi. Petugas yang mendapat laporan segera ke lokasi sambil membawa anjing pelacak dan identifikasi jenazah korban.

Polisi menduga mayat tersebut korban pembunuhan. Berdasarkan pemeriksaan sementaran tidak ditemukan luka memar di tubuh korban.

“Dugaan kematian memang akibat kepala itu hilang dan dugaan sementara kasus ini kasus pembunuhan tapi itu semua harus diperiksa dulu di rumah sakit,” kata Kanit Reskrim Polsek Muara Baru Iptu Rionaldo di Jakarta

“Kita sudah mengumpulkan semua keterangan saksi dari warga sekitar dan CCTV guna membantu proses pengungkapan kasus,” kata Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Rovan Richard Mahenu kepada wartawan, Rabu (30/10/2024).

Rovan menyebut pihaknya juga memeriksa sejumlah saksi di lokasi kejadian. “Petugas masih mengembangkan kasus ini, termasuk memburu pelaku,” ujarnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *