Bisnis

Laporan BI Awal Prabowo Dilantik Terjadi Capital Outflow 6,3 Tiliun

×

Laporan BI Awal Prabowo Dilantik Terjadi Capital Outflow 6,3 Tiliun

Sebarkan artikel ini
Kantor Bank Indonesia. (Ist)
Gedung Bank Indonesia. foto: dodo hawe

KITAINDONESIASATU. COM – Aliran modal asing tercatat keluar (capital outflow) dari pasar Indonesia senilai Rp6,63 triliun pasca pelantikan Presiden Prabowo Subianto pada 20 Oktober 2024 lalu.

Demikian unggahan di laman instagram @fortube.idn, Selasa, 29 Oktober 2024.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI), Ramdan Denny Prakoso menjelaskan bahwa transaksi capital outflow itu terjadi pada rentang waktu 21 hingga 24 Oktober 2024, atau minggu keempat Oktober 2024.

Capital outflow ini terjadi pada pasar saham dan Surat Berharga Negara (SBN) yang terdiri dari jual (outflow) neto sebesar Rp3,01 triliun di pasar saham, serta jual (outflow) neto sebesar Rp4,53 triliun di pasar SBN.

Namun untuk pasar Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) masih terjadi beli neto (inflow) sebesar Rp901 miliar.

Baca juga: Laporan Pemalsuan Dokumen RUPS LB Bank Sumsel Tak Terkait Pilkada, K MAKI : Murni Penegakan Hukum

Sementara itu, untuk premi risiko investasi atau premi credit default swaps (CDS) Indonesia 5 tahun naik ke level 68,04 bps per 24 Oktober 2024, dibandingkan 67,39 bps per 18 Oktober 2024.

Dengan demikian, berdasarkan data total setelmen secara year to date atau selama awal 2024 hingga 24 Oktober 2024, tercatat modal asing masih masuk atau pembelian neto sebesar Rp44,48 triliun di pasar saham, Rp47,31 triliun di pasar SBN, dan Rp195,39 triliun di pasar SRBI.

Untuk yield SBN bertenor 10 tahun tercatat masih meningkat ke 6,75 persen pada Kamis, 24 Oktober 2024, dan kemudian turun ke level 6,68 persen pada Jumat, 25 Oktober 2024. *

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *