Berita UtamaLifestyle

Mobil Diincar, Nyawa Melayang: Deretan Kasus Sopir Taksi Online di Jabodetabek

×

Mobil Diincar, Nyawa Melayang: Deretan Kasus Sopir Taksi Online di Jabodetabek

Sebarkan artikel ini
taksi online
Ilustrasi taksi online. (Ist)

KITAINDONESIASATU.COM – Ancaman terhadap pengemudi taksi online di Jabodetabek bukan sekadar cerita tentang kendaraan yang dirampas. Sejumlah kasus memperlihatkan bagaimana pesanan penumpang bisa berujung kekerasan, luka serius, bahkan hilangnya nyawa.

Dari Pamulang, Tangerang Selatan, hingga PIK 2 di Kabupaten Tangerang dan kawasan Tol Jagorawi di Bogor, sejumlah pengemudi menjadi korban kejahatan ketika sedang menjalankan pekerjaan. Pola kejahatannya berbeda, tetapi perampasan kendaraan menjadi salah satu benang merah dalam beberapa perkara tersebut.

Rangkaian kasus ini juga memperlihatkan pentingnya mengusut cara pelaku mendapatkan pesanan, memilih korban, dan membawa kabur kendaraan.

1. Pamulang: Sopir Ditusuk, Mobil Calya Dibawa Kabur

Kasus terbaru terjadi di Jalan Alam Segar I, Pamulang Barat, Tangerang Selatan, pada Senin dini hari, 5 Oktober 2026.

Seorang pengemudi taksi online bernama Ahmad Andalusi menjadi korban kekerasan setelah menerima pesanan dari kawasan Ciledug menuju Pamulang. Penumpang tersebut diketahui menggunakan akun aplikasi yang tidak sesuai dengan identitas pengguna sebenarnya.

Dalam perjalanan, terjadi perselisihan mengenai titik pemberhentian. Setibanya di sekitar lokasi kejadian, penumpang turun dengan alasan mengambil uang tunai dan meninggalkan tas di dalam mobil sebagai jaminan.

Namun, ketika kembali masuk ke kendaraan, pelaku diduga menyerang korban dengan mencekik dan menusuk bagian kepala serta tangan menggunakan senjata tajam. Korban kemudian ditendang keluar dari mobil, sementara Toyota Calya miliknya dibawa kabur.

Polisi menangkap seorang pria berinisial AA (21) pada 8 Oktober 2026 di kawasan Terminal Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten. Kasus tersebut ditangani aparat Polda Metro Jaya bersama jajaran kepolisian setempat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *