KITAINDONESIASATU.COM — Perubahan pengelolaan Universitas Bandung menjadi momentum baru bagi Pemerintah Kabupaten Bandung untuk membuka kerja sama di bidang pendidikan dan kesehatan.
Bupati Bandung Dadang Supriatna melihat kehadiran Universitas Bandung di Kabupaten Bandung dapat membantu menjawab kebutuhan SDM kesehatan, terutama untuk mendukung pelayanan di rumah sakit dan puskesmas.
Hal tersebut disampaikan Dadang saat menghadiri Penyerahan Surat Keputusan (SK) Alih Kelola sekaligus Pembukaan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Bandung Tahun Akademik 2026/2027 di Yayasan Habibie Bina Cendikia, Desa Solokan Jeruk, Sabtu (26/9/2026).
Menurut Dadang, kebutuhan tenaga kesehatan di Kabupaten Bandung masih cukup besar. Saat ini terdapat sembilan rumah sakit dan 62 puskesmas yang membutuhkan dukungan sumber daya manusia.
“Kabupaten Bandung mempunyai sembilan buah rumah sakit dan 62 puskesmas yang saat ini sangat membutuhkan SDM. Dengan hadirnya Universitas Bandung di Kabupaten Bandung, semoga kebutuhan sumber daya manusia dalam tenaga kesehatan bisa terpenuhi dan kami siap untuk bekerja sama,” ujar Dadang.
Peluang Kerja Sama Pendidikan
Selain sektor kesehatan, Pemkab Bandung juga melihat peluang kerja sama dengan Universitas Bandung dalam bidang pendidikan.






