KITAINDONESIASATU.COM – Era Lionel Messi bersama Timnas Argentina memasuki babak baru. Setelah Messi tak lagi menjadi pilihan utama untuk mengenakan ban kapten La Albiceleste, posisi tersebut kini mengarah kepada sosok yang selama ini berdiri kokoh di jantung pertahanan.
Cristian “Cuti” Romero dipastikan menjadi kapten Timnas Argentina. Pelatih Lionel Scaloni mengonfirmasi bahwa bek berusia 28 tahun itu akan mengambil peran tersebut setelah Messi.
Keputusan itu sebenarnya bukan sesuatu yang muncul secara tiba-tiba. Romero sudah beberapa kali dipercaya memimpin Argentina di lapangan dan sebelumnya berada dalam urutan kepemimpinan setelah Messi dan Nicolas Otamendi.
“Kaptennya adalah Cuti. Dia sudah menjadi kapten ketiga setelah Leo dan Ota,” kata Scaloni seperti dikutip Tribuna, Sabtu (26/9/2026).
Romero bukan satu-satunya pemain yang dianggap layak memimpin Argentina. Emiliano Martinez, Rodrigo De Paul dan Lautaro Martinez juga memiliki pengalaman serta posisi penting di skuad.
Namun, Scaloni menyebut Romero sebagai pilihan yang tepat.
“Ada Emiliano yang juga bisa mengenakan ban kapten. Rodrigo juga bisa, begitu pula Lautaro. Cuti adalah pilihan yang tepat,” ujar Scaloni.
Menariknya, Romero bukan wajah baru dalam peran tersebut. Bek Atletico Madrid itu sebelumnya sudah beberapa kali mengenakan ban kapten Argentina.
Kesempatan tersebut antara lain datang ketika Argentina menghadapi Chile dalam laga kualifikasi Piala Dunia. Romero kembali dipercaya memimpin tim saat menghadapi Venezuela pada laga persahabatan Oktober 2025.
Ia kemudian kembali menjadi kapten ketika Argentina meraih kemenangan 2-1 atas Mauritania dalam pertandingan persiapan menuju Piala Dunia 2026.
Dengan rekam jejak tersebut, ban kapten Argentina kini perlahan memasuki fase baru. Jika sebelumnya simbol kepemimpinan identik dengan Messi, kini perhatian tertuju kepada Romero sebagai salah satu pemimpin generasi berikutnya.
Meski demikian, Scaloni memberikan catatan bahwa keputusan tersebut masih bisa berubah. Masa depan susunan kepemimpinan Argentina juga dapat dipengaruhi oleh siapa yang menangani tim nasional setelah 2027.
Romero sendiri lahir di Córdoba pada 27 April 1998. Ia memulai karier profesional bersama Belgrano sebelum melanjutkan perjalanan ke Italia dan Inggris.
Namanya semakin dikenal setelah tampil bersama Atalanta dan kemudian memperkuat Tottenham Hotspur. Pada 2026, Romero melanjutkan kariernya di Atletico Madrid dengan kontrak hingga Juni 2031.
Kini, tantangan Romero bukan hanya menjaga lini belakang Argentina. Ia juga mendapat tanggung jawab simbolis untuk meneruskan kepemimpinan setelah era Messi.
Argentina dijadwalkan menjalani sejumlah laga persahabatan melawan Bolivia, Burkina Faso dan Benin. Pertandingan-pertandingan tersebut akan menjadi bagian dari persiapan skuad menuju agenda internasional berikutnya sekaligus menjadi panggung baru bagi Romero dalam menjalankan peran sebagai kapten. (*)




