KITAINDONESIASATU.COM – Kebiasaan membakar sampah di lingkungan permukiman menjadi perhatian Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung, terutama ketika memasuki musim kemarau. Asap yang dihasilkan dari pembakaran dapat menyebar dan memengaruhi kualitas udara di sekitar.
DLH Kota Bandung mengimbau masyarakat menghindari pembakaran sampah secara sembarangan. Selain menghasilkan asap, api yang tidak terkendali juga berpotensi memicu persoalan lingkungan yang lebih luas.
Sekretaris DLH Kota Bandung Dadang Setiawan mengatakan masyarakat perlu memahami bahwa membakar sampah bukan selalu menjadi cara aman untuk menghilangkan limbah rumah tangga.
Asap Pembakaran Sampah Ikut Cemari Udara
Menurut Dadang, persoalan kualitas udara perlu mendapat perhatian karena udara merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan manusia. Masyarakat menghirup udara setiap hari sehingga kualitasnya berpengaruh terhadap kondisi lingkungan tempat tinggal.
Karena itu, bahaya bakar sampah sembarangan di Bandung perlu menjadi perhatian bersama, khususnya ketika kondisi kemarau membuat lingkungan lebih kering dan api berpotensi lebih mudah menyebar.
Pembakaran sampah juga dapat menghasilkan asap yang mengganggu lingkungan sekitar. Kondisi tersebut menjadi semakin penting diperhatikan di wilayah perkotaan yang telah memiliki berbagai sumber emisi lainnya.





