KITAINDONESIASATU.COM – Jumlah warga Kabupaten Jember yang masih dalam pencarian setelah insiden tenggelamnya KM Virgo Transport 8 di perairan Masalembo, Laut Jawa, bertambah menjadi empat orang.
Sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember mencatat tiga warga masuk dalam manifes kapal.
Perkembangan terbaru menunjukkan adanya satu nama tambahan dalam daftar penumpang. Kepala BPBD Jember Edy Budi Susilo menyebut warga tersebut adalah Mahmud Sahudi (43), warga Dusun Krajan, Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu.
Mahmud diketahui bekerja sebagai kernet truk bernomor polisi L 8655 NB yang membawa paket ekspedisi Riki.
“Dari Kabupaten Jember bertambah satu lagi korban yang masuk dalam manifes kapal tersebut yaitu atas nama Saudara Mahmud Sahudi laki-laki 43 tahun,” kata Edy, Jumat (18/9/2026).
Empat Warga Jember Masih Dalam Pencarian
Dengan tambahan tersebut, empat warga Jember yang masih dicari yakni Niki Armi Minamri Robby (34), Muhammad Abdul Rosyid (30), Avejaya Ruddinka (44), dan Mahmud Sahudi (43).
Niki tercatat sebagai sopir truk P 8332 ED yang membawa muatan ikan ekspedisi Ghaniy. Muhammad Abdul Rosyid merupakan kernet truk tersebut. Sementara Avejaya Ruddinka atau Afi tercatat sebagai kernet truk AD 8807 NA yang membawa paket ekspedisi BMT.
Edy mengatakan keempat warga Jember tersebut hingga Jumat masih belum ditemukan dalam operasi pencarian tim SAR gabungan. Mereka diduga termasuk dalam 243 orang yang berada dalam pelayaran KM Virgo Transport 8.
Data sementara mencatat 108 orang ditemukan selamat dan enam orang meninggal dunia, sedangkan 129 lainnya masih dalam pencarian. Operasi SAR terus dilakukan dengan pengerahan kapal dan helikopter.






