Berita UtamaNews

Senam Sholawat Khalifah Jawa Timur di arena MTQ Semarang 2026, Berikut Manfaatnya

×

Senam Sholawat Khalifah Jawa Timur di arena MTQ Semarang 2026, Berikut Manfaatnya

Sebarkan artikel ini
senam sholawat
Para khaliwah kontingen MTQ asal Jatim memiliki cara tersendiri dalam menjaga kebugaran dengan menggelar senam sholawat yang digelar usai sholat Shubuh. foto: humas pemprov jatim

KITAINDONESIASATU.COM – Ada yang menarik dilakukan kalifah Jawa Timur peserta MTQ Nasional XXXI 2026 di Semarang Jawa Tengah yang rutin melakukan senam sholawat, Rabu (16/9/2026).

Senam sholawat ini dilakukan mengawali aktivitas semangat dan kebersamaan kontingen Jawa Timur yang sedang beradu suara alunan ayat Alquran di ajang ini usai melaksanakan shilat Shubuh berjamaah.

Senam sholawat tersebut dilaksanakan sejak hari pertama kafilah menginap di Semarang pada hari Sabtu (12/9/2026) hingga sekarang.

“Setiap pagi, para peserta, pembina, pendamping, dan official mengikuti gerakan senam yang dipandu KH Abdul Hamid Abdullah dengan suasana penuh semangat dan kekeluargaan,” ujar salah satu peserta senam kepada kitaindonesiasatu.com, Rabu (16/9/2026).

Kegiatan senam sholawat dipimpin langsung Ketua Pelaksana Harian LPTQ Jatim, KH Abdul Hamid Abdullah selaku instruktur ini menjadi agenda pembinaan kebugaran sekaligus penguatan spiritual selama mengikuti ajang MTQ Nasional di Semarang, Jawa Tengah.

Senam sholawat bukan hanya sekadar aktivitas olahraga, senam sholawat menjadi cara kafilah Jatim menjaga kebugaran tubuh sekaligus membangun kekompakan.

Lantunan sholawat yang mengiringi gerakan senam menghadirkan suasana religius, ceria, dan penuh kebersamaan di tengah padatnya rangkaian kegiatan MTQ Nasional XXXI di Kota Semarang ini.

KH Abdul Hamid Abdullah memimpin langsung gerakan senam sebagai instruktur, dengan arahan yang komunikatif dan penuh semangat, para peserta mengikuti setiap gerakan bersama-sama.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menjaga kondisi fisik dan kesiapan mental kafilah selama menjalani rangkaian perlombaan agar suara tetap jernih dan indah saat mengumandangkan ayat-ayat Alquran.

Pelaksanaan senam sholawat menjadi rutinitas pagi diawali dengan sholat Shubuh berjamaah dan istighosah, kemudian seluruh kafilah melanjutkan kegiatan dengan senam sholawat sebelum memulai aktivitas masing-masing.

Kebiasaan ini menjadi salah satu bentuk ikhtiar kafilah Jawa Timur untuk menjaga keseimbangan antara kekuatan spiritual, kesehatan fisik, dan semangat berprestasi.

Melalui senam sholawat, Kafilah Jatim terus membangun suasana kebersamaan dan optimisme, dengan tubuh yang bugar, hati yang tenang, serta semangat Qur’ani yang terus dijaga.

{ara peserta diharapkan dapat menjalani setiap tahapan perlombaan dengan penuh kesiapan dan memberikan penampilan terbaik bagi Jawa Timur. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *