KITAINDONESIASATU.COM – Asam urat yang sering kambuh bisa membuat aktivitas sehari-hari terganggu, terutama ketika muncul nyeri dan rasa tidak nyaman pada persendian.
Selain menjaga pola hidup, memperhatikan makanan yang dikonsumsi juga penting karena beberapa jenis makanan mengandung purin cukup tinggi yang dapat memengaruhi kadar asam urat dalam tubuh.
Bukan berarti seluruh makanan tersebut harus selalu dihindari. Namun, mengonsumsinya secara berlebihan dapat menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan, terutama bagi orang yang memiliki kadar asam urat tinggi.
7 Makanan yang Sebaiknya Tidak Dikonsumsi Penderita Asam Urat
Berikut beberapa makanan yang sebaiknya dibatasi agar pola makan lebih terkontrol:
- Jeroan
Hati, ginjal, usus, dan organ dalam lainnya termasuk makanan yang dikenal memiliki kandungan purin tinggi. - Daging merah
Daging sapi, kambing, dan jenis daging merah lainnya sebaiknya dikonsumsi dalam porsi wajar, terutama jika asupan makanan tinggi purin lainnya juga cukup banyak. - Daging olahan
Sosis, kornet, dan beberapa produk daging olahan sebaiknya tidak terlalu sering dikonsumsi karena umumnya juga tinggi garam dan lemak. - Makanan laut tertentu
Kerang, udang, ikan teri, dan beberapa jenis seafood dapat mengandung purin cukup tinggi sehingga porsinya perlu diperhatikan. - Kaldu daging pekat
Kuah atau kaldu yang dibuat sangat pekat dari daging maupun tulang sebaiknya tidak dikonsumsi secara berlebihan. - Makanan dan minuman tinggi gula
Minuman manis, terutama yang mengandung banyak fruktosa, perlu dibatasi karena dapat berkaitan dengan peningkatan risiko kadar asam urat. - Alkohol
Konsumsi alkohol dapat mengganggu proses pembuangan asam urat sehingga sebaiknya dihindari atau dibatasi, terutama bagi penderita asam urat.




