KITAINDONESIASATU.COM – Setelah langit Agustus dihiasi gerhana matahari total, berbagai fenomena astronomi kembali hadir sepanjang September 2026. Sejumlah peristiwa bahkan dapat disaksikan tanpa bantuan teleskop, selama kondisi cuaca dan langit mendukung.
Menurut National Geographic, fenomena astronomi September 2026 akan diwarnai sejumlah pertemuan tampak antara Bulan dan planet.
Selain itu, terdapat kesempatan menarik untuk mengamati bagian Bima Sakti serta Venus yang mencapai tingkat kecerahan maksimum pada penampakan malamnya tahun ini.
Bulan dan Mars Berdekatan pada Awal September
Rangkaian fenomena langit September 2026 akan dimulai pada 6 dan 7 September. Bulan sabit yang semakin tipis akan terlihat berdekatan dengan Mars di langit menjelang matahari terbit.
Keduanya akan tampak di atas cakrawala timur dari berbagai wilayah di dunia. Jupiter kemudian akan ikut muncul dalam pemandangan tersebut, sementara Saturnus masih dapat diamati hingga menjelang fajar.





