KITAINDONESIASATU.COM – Drama transfer Nicolas Jackson akhirnya menemui titik akhir. Penyerang asal Senegal itu resmi meninggalkan Chelsea dan merapat secara permanen ke Aston Villa pada bursa transfer musim panas 2026.
Jackson tak sekadar pindah klub. Striker berusia 25 tahun tersebut langsung mendapat kontrak jangka panjang hingga 2031, dengan opsi perpanjangan selama satu tahun. Aston Villa pun harus merogoh kocek hingga 65 juta pound sterling atau sekitar Rp1,5 triliun untuk mengamankan tanda tangannya.
“Nicolas Jackson, pemain Timnas Senegal dengan 37 caps yang mewakili negaranya di Piala Dunia FIFA 2026, bergabung secara permanen,” demikian pernyataan resmi Aston Villa melalui laman klub, Sabtu (29/8/2026).
Menurut laporan The Guardian, Villa membayar 47,5 juta pound sterling sebagai biaya awal. Sementara itu, sekitar 17,5 juta pound sterling lainnya berasal dari klausul bonus yang tercantum dalam kesepakatan.
Reuni dengan Unai Emery, Misi Hidupkan Kembali Ketajaman
Kepindahan ke Villa Park menghadirkan satu cerita menarik bagi Jackson. Ia akan kembali bekerja bersama Unai Emery, pelatih yang pernah menanganinya ketika masih berseragam Villarreal.
Reuni tersebut sekaligus menjadi kesempatan besar bagi Jackson untuk menghidupkan kembali kariernya setelah perjalanan yang tak sepenuhnya mulus bersama Chelsea.
Chelsea mendatangkan Jackson dari Villarreal pada 2023 dengan mahar 32 juta pound sterling. Selama dua musim lebih di Stamford Bridge, ia mencetak 30 gol dalam 81 pertandingan di seluruh kompetisi.
Namun, Jackson tak pernah benar-benar mampu mengamankan status sebagai penyerang utama Chelsea. Musim lalu, ia bahkan harus menjalani masa peminjaman bersama Bayern Muenchen dan hanya mampu mencetak delapan gol.
Masih Diproyeksikan Chelsea, tapi Jackson Pilih Angkat Kaki
Menariknya, Jackson sebenarnya masih masuk dalam proyeksi skuad Chelsea untuk musim 2026/2027 di bawah arahan Xabi Alonso.
Masalahnya, persaingan di lini depan membuat peluang Jackson menjadi pilihan utama semakin tipis. Ia diperkirakan hanya akan menjadi pelapis Joao Pedro.
Situasi itu akhirnya mendorong Jackson mengambil keputusan besar meninggalkan Stamford Bridge demi mendapatkan menit bermain yang lebih banyak.
Aston Villa pun datang sebagai solusi ideal.
Klub Birmingham tersebut membutuhkan tambahan tenaga di lini depan setelah kehilangan Morgan Rogers, sementara masa depan Ollie Watkins dan Tammy Abraham juga masih menjadi tanda tanya.
Jackson menjadi pemain kedua yang meninggalkan Chelsea menuju Aston Villa pada musim panas ini. Sebelumnya, Villa telah lebih dulu merampungkan peminjaman Alejandro Garnacho.
Kini, Jackson membawa harapan baru ke Villa Park. Dengan pengalaman di Premier League, ikatan dengan Emery, serta tuntutan untuk tampil lebih reguler, sang striker Senegal diharapkan mampu kembali menemukan naluri mencetak golnya.
Chelsea resmi melepasnya. Aston Villa kini mempertaruhkan Rp1,5 triliun untuk membangkitkan kembali Nicolas Jackson.(*)




