KITAINDONESIASATU.COM – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Senin (24/8/2026) diperkirakan masih menghadapi risiko koreksi jangka pendek. Meski demikian, sejumlah saham unggulan dinilai memiliki peluang untuk menjadi pilihan investor di tengah dinamika pasar.
Pada perdagangan pekan sebelumnya, IHSG mencatat penguatan 1,93 persen dan ditutup di level 6.525,690. Kinerja tersebut turut disertai peningkatan aktivitas transaksi di Bursa Efek Indonesia (BEI), menunjukkan minat investor yang masih cukup kuat.
Rata-rata volume transaksi harian meningkat 47,90 persen menjadi 50,30 miliar saham. Sementara itu, rata-rata frekuensi transaksi naik 5,52 persen menjadi 2,21 juta transaksi dan nilai transaksi harian meningkat 2,36 persen menjadi Rp15,57 triliun.
IHSG Waspadai Koreksi, Saham Ini Jadi Pilihan
Tim riset MNC Sekuritas memperkirakan IHSG masih berada dalam fase penguatan, tetapi investor perlu mencermati potensi koreksi dalam jangka pendek. Area 6.429-6.475 menjadi level yang patut diperhatikan sebelum indeks melanjutkan tren positif.
Jika mampu melewati sejumlah resistance, IHSG berpeluang menguji area 6.628-6.666. Sementara itu, level support berada di sekitar 6.373 dan 6.272, sedangkan resistance berikutnya diperkirakan pada 6.599 dan 6.705.
Dalam strategi perdagangan, MNC Sekuritas merekomendasikan pendekatan buy on weakness untuk saham PT Vale Indonesia Tbk. (INCO) dan PT Merdeka Battery Materials Tbk. (MBMA).

