KITAINDONESIASATU.COM – Badan SAR Nasional (Basarnas) secara resmi mengakhiri kegiatan pencarian dan monitoring KM Mutiara Sentosa 2 setelah dilakukan penyisiran dan pemantauan di perairan utara Pulau Madura, Minggu (10/8/2026).
Keputusan tersebut diambil setelah data manifes terjadi kesamaan atau sinkrun antara pihak kesyahbandaran dan operator kapal.
Diperoleh catatan jumlah korban KM Mutiara Sentosa 2 dipastikan sebanyak 238 orang yang terdiri atas 233 korban selamat dan 5 korban meninggal dunia.
Korban selamat dievakuasi oleh KM Meratus Pematang Siantar sebanyak 110 orang, KM TB Hasnur 62 orang, KM KN Permadi 9 orang, KM Selaras Mas 13 orang, KRI Nala 30 orang, serta KM Mutiara Ferindo I 8 orang.
Adapun 5 korban meninggal dunia dievakuasi oleh KM Meratus Pematang Siantar sebanyak dua orang, KRI Nala dua orang, kemudian KMP Mutiara Ferindo I satu orang.
Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii mengalihkan operasi SAR khusus kebakaran KMP Mutiara Sentosa II menjadi operasi kesiapsiagaan setelah seluruh 238 korban berhasil terdata dan dievakuasi dan terferifikasi.
Sementara Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit PH mengatakan keputusan tersebut diambil pada hari ketujuh setelah insiden kebakaran terjadi dan kini tidak ditemukan indikasi keberadaan kapal maupun korban yang mungkin masih belum ditemukan.
Dengan tidak ada tanda-tanda korban yang mungkin belum ditemukan maka pihak SAR Surabaya mengakhiri kegiatan monitoring aktif yang dialihkan dengan kegiatan pemantauan.
Selama kegiatan itu dikerahkan personel dan sejumlah alat utama sistem keselamatan alutsar untuk menyisir perairan di utara Pulau Madura menggunakan KN SAR 249 Permadi dan satu unit RIB Pos SAR Sumenep. **






