KITAINDONESIASATU.COM – Kementerian Sosial (Kemensos) bergerak cepat memberikan pendampingan kepada keluarga Sumarna, petugas keamanan yang ditemukan meninggal dunia di kawasan Waduk Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.
Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap keluarga yang ditinggalkan sekaligus untuk mengidentifikasi kebutuhan bantuan yang diperlukan.
Selain memberikan dukungan moril, Kemensos juga telah menyalurkan bantuan biaya pemakaman dan menyiapkan program pemberdayaan ekonomi bagi keluarga korban agar tetap memiliki sumber penghasilan setelah kehilangan tulang punggung keluarga.
Kemensos Siapkan Bantuan dan Program Pemberdayaan
Menteri Sosial Saifullah Yusuf menjelaskan bahwa tim dari Sentra Terpadu Pangudi Luhur Bekasi telah mendatangi rumah duka dan bertemu langsung dengan istri almarhum, Siti Maryam, beserta kedua anak mereka.
Dalam kunjungan tersebut, petugas melakukan asesmen awal untuk mengetahui kondisi keluarga meskipun proses pendalaman belum dapat dilakukan karena suasana duka masih menyelimuti keluarga korban.
Selain melakukan pendampingan, Kemensos juga menyerahkan bantuan biaya pemakaman kepada keluarga.
Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban keluarga setelah kepergian Sumarna yang selama ini bekerja sebagai petugas keamanan di Perum Jasa Tirta II selama kurang lebih 17 tahun.
Berdasarkan data yang dimiliki pemerintah, kedua anak almarhum masih berstatus pelajar dan telah menerima Program Indonesia Pintar. Selain itu, mereka juga akan memperoleh dukungan beasiswa hingga jenjang perguruan tinggi dari Perum Jasa Tirta II.






