KITAINDONESIASATU.COM – Pemerintah semakin mematangkan langkah untuk mengoperasikan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Menteri Koperasi (Menkop), Ferry Juliantono, mengungkapkan bahwa Peraturan Presiden (Perpres) yang menjadi payung hukum operasional koperasi kini tengah difinalisasi dan akan mengatur seluruh aspek, mulai dari tata kelola, pembiayaan, hingga penugasan sebagai penyalur barang bersubsidi.
Ferry menjelaskan, pemerintah juga sedang menyiapkan ribuan manajer profesional yang akan ditempatkan di koperasi-koperasi yang bangunan fisiknya telah rampung. Penempatan para manajer dijadwalkan dimulai pada awal Agustus, bersamaan dengan dimulainya operasional bertahap KDKMP di berbagai daerah.
Dalam rancangan Perpres tersebut, Koperasi Merah Putih akan mendapat peran strategis sebagai penyalur berbagai kebutuhan bersubsidi, seperti LPG 3 kilogram, minyak goreng, dan pupuk bersubsidi. Aturan itu juga mencakup pembangunan gudang, gerai, fasilitas pendukung, pengelolaan aset, perizinan, hingga skema pembiayaan koperasi.
Pemerintah juga memperkuat sinergi dengan BUMN, BUMD, dan BUMDes. Bahkan, PT Agrinas Pangan Nusantara akan mendapat penugasan mengawal operasional KDKMP selama dua tahun sebelum koperasi dikelola secara mandiri.
Selain mengatur mekanisme pembiayaan dan pengembangan usaha, Perpres juga memuat strategi transisi, sistem pengawasan, evaluasi, pelaporan, hingga ketentuan peralihan agar operasional koperasi berjalan efektif.
Hingga saat ini, pembangunan fisik KDKMP terus dikebut. Sebanyak sekitar 19 ribu gudang, gerai, dan fasilitas pendukung telah rampung 100 persen. Pemerintah menargetkan jumlah tersebut meningkat menjadi sekitar 35 ribu unit pada akhir Agustus 2026.
Sebagai persiapan, 29.830 calon manajer KDKMP sedang menjalani pelatihan intensif dan sertifikasi kompetensi yang diakreditasi BNSP. Pelatihan berlangsung pada 17–29 Juli 2026 dengan materi manajemen koperasi, pengelolaan keuangan, hingga pengembangan usaha, sehingga para manajer siap memimpin operasional Koperasi Merah Putih di seluruh Indonesia. (*)





