KITAINDONESIASATU.COM – Jember Fashion Carnaval (JFC) 2026 resmi memperkenalkan tema HEAL (Humanity, Earth, and Life) sebagai identitas penyelenggaraan tahun ini.
Tema tersebut diluncurkan dalam konferensi pers bertajuk Press Conference JFC 2026: Awal Perjalanan Menuju Karnaval Fashion Kelas Dunia yang digelar di Lippo Mall Nusantara, PIK Batavia, Jakarta, Kamis (16/7/2026).
Peluncuran ini sekaligus menandai dimulainya rangkaian kegiatan menuju pelaksanaan JFC yang akan berlangsung di Kabupaten Jember pada akhir Juli mendatang.
Tema HEAL dipilih sebagai simbol kepedulian terhadap kemanusiaan, kelestarian lingkungan, dan keberlanjutan kehidupan.
Melalui konsep tersebut, JFC ingin menghadirkan karnaval yang tidak hanya menampilkan karya fesyen kreatif, tetapi juga membawa pesan sosial, budaya, serta semangat kolaborasi lintas sektor.
JFC Perkuat Peran sebagai Gerakan Kreatif Berkelas Internasional
Presiden JFC, Budi Setiawan, menjelaskan bahwa HEAL mencerminkan perjalanan panjang JFC dalam meneruskan visi pendirinya, Dynand Fariz.
Menurutnya, JFC telah berkembang menjadi ruang kreatif yang memberikan kesempatan bagi siapa pun untuk berkarya, berkembang, dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
Ia menilai JFC bukan sekadar agenda tahunan, melainkan sebuah gerakan kreatif yang mempertemukan desainer, seniman, model, komunitas, hingga generasi muda untuk menampilkan karya terbaik di tingkat nasional maupun internasional.
Keberhasilan penyelenggaraan JFC juga dinilai tidak lepas dari sinergi berbagai pihak, mulai pemerintah, kementerian, dunia usaha, hingga komunitas kreatif.
Dukungan terhadap penyelenggaraan JFC juga datang dari Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia.
Festival ini dinilai mampu mengangkat nilai budaya Indonesia melalui pendekatan kreatif yang relevan dengan generasi muda sekaligus menjadi media promosi budaya dan ekonomi kreatif di tingkat global.




