KITAINDONESIASATU.COM – Peminat Program Padat Karya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membludak. Sebanyak 132.627 pelamar tercatat berebut 2.843 lowongan kerja yang disiapkan sebagai bagian dari program bantalan sosial untuk membantu warga di tengah tekanan ekonomi.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan seluruh proses seleksi dilakukan secara terbuka dan bebas dari praktik orang titipan. Ia memastikan keputusan akhir berada di tangan kepala dinas masing-masing agar proses rekrutmen berjalan adil dan transparan.
“Program ini memang disiapkan sebagai bantalan sosial. Karena itu saya meminta setiap kepala dinas menjadi pengambil keputusan terakhir agar tidak ada titipan dan seluruh proses berlangsung transparan,” ujar Pramono di Jakarta, Kamis (9/7).
Menurut Pramono, dari ratusan ribu pelamar tersebut, sebagian masih menjalani proses seleksi, sementara sebagian lainnya telah dinyatakan lolos sesuai tahapan yang berlangsung.
Program Padat Karya dibuka secara bertahap. Pendaftaran tahap pertama berlangsung hingga 25–26 Juni 2026, sedangkan hasil seleksi diumumkan pada 27 Juni 2026 bersamaan dengan dibukanya pendaftaran tahap kedua.
Sebanyak 2.843 lowongan disediakan sebagai tindak lanjut arahan gubernur untuk memperluas kesempatan kerja bagi warga Jakarta. Program ini diharapkan mampu memberikan tambahan penghasilan sekaligus mendukung pembangunan dan pemeliharaan kota.
Peserta yang lolos nantinya bekerja melalui pihak ketiga atau pelaksana pekerjaan pada masing-masing kegiatan. Mereka bukan direkrut sebagai pegawai Pemerintah Provinsi DKI Jakarta maupun sebagai Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP).
Lowongan dalam Program Padat Karya dibuka oleh empat perangkat daerah, yakni Dinas Bina Marga, Dinas Pertamanan dan Hutan Kota, Dinas Sumber Daya Air, serta Dinas Lingkungan Hidup. (*)




