Sepakbola

Persik Kediri Lepas Vava Mario Yagalo setelah Enam Musim, Akhir Perjalanan Sang Bek Loyal

×

Persik Kediri Lepas Vava Mario Yagalo setelah Enam Musim, Akhir Perjalanan Sang Bek Loyal

Sebarkan artikel ini
Vava Mario Yagalo
Vava Mario Yagalo tinggalkan Persik Kediri. (Dok. Instagram Persik Kediri)

KITAINDONESIASATU.COM – Setelah enam musim penuh perjuangan, kebersamaan Persik Kediri dengan bek senior Vava Mario Yagalo akhirnya resmi berakhir. Keputusan ini sekaligus menutup perjalanan panjang salah satu pemain paling loyal yang pernah memperkuat Macan Putih sejak kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Manajer Tim Persik Kediri, Rachmad Tri Kuncara, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Vava yang dinilai telah menjadi sosok penting dalam perjalanan klub sejak bergabung pada 2020. Menurutnya, pengalaman, dedikasi, dan semangat juang Vava menjadi fondasi berharga bagi tim melewati berbagai masa sulit.

“Vava pertama kali datang dengan membawa banyak pengalaman, membantu Persik Kediri mengarungi banyak tantangan. Enam musim bukan waktu yang singkat, Persik Kediri bangga memiliki pemain seperti Vava,” ujar Kuncara dalam keterangan resminya, Sabtu (4/7).

Bek kelahiran Kediri tersebut memang memiliki ikatan emosional yang kuat dengan klub. Karier sepak bolanya dimulai di kota kelahirannya sebelum sempat menimba ilmu di Uruguay bersama SAD Indonesia pada periode 2009–2012. Setelah berpetualang di sejumlah klub tanah air, Vava akhirnya pulang dan menjadi bagian dari Persik saat klub baru promosi ke Liga 1 pada 2020.

Sejak saat itu, Vava menjadi salah satu pemain yang konsisten mengawal lini belakang Macan Putih. Dalam enam musim, ia membukukan 70 penampilan di semua kompetisi dengan torehan empat gol serta mampu bermain fleksibel sebagai bek tengah maupun bek kanan.

Bagi manajemen Persik, Vava bukan sekadar pemain. Ia dinilai sebagai figur inspiratif yang selalu menunjukkan semangat pantang menyerah di tengah berbagai tantangan yang dihadapi klub.

“Vava adalah pemain yang tidak pernah berhenti berjuang. Dia telah membuktikan dengan kerja keras, seorang pemain bisa bangkit dan memperlihatkan performa terbaik. Vava menjadi sosok yang memberi inspirasi dan bagian penting dari perjalanan tim pada saat-saat sulit,” lanjut Kuncara.

Salah satu momen paling dikenang dari Vava terjadi saat Persik menaklukkan Arema FC 3-0 pada musim 2024/2025. Ia membuka keunggulan tim lewat gol penting, namun memilih tidak merayakannya sebagai bentuk penghormatan kepada para korban Tragedi Kanjuruhan. Sikap tersebut mendapat apresiasi luas dari publik sepak bola Indonesia.

Sebagai penutup, manajemen Persik menyampaikan ucapan terima kasih atas seluruh dedikasi yang telah diberikan sang pemain selama enam musim membela kebanggaan Kota Kediri.

“Kami di Persik Kediri, dengan sepenuh hati mengucapkan terima kasih kepada Vava. Kerja keras, komitmen, dan dedikasi Vava selama di Persik Kediri akan selalu menjadi bagian dari sejarah Persik Kediri. Kami mendoakan yang terbaik untuk karier Vava ke depan,” tutup Kuncara. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *