KITAINDONESIASATU.COM – Program Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) bagi calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) menjadi sorotan setelah empat peserta dilaporkan meninggal dunia selama mengikuti pendidikan hingga 26 Juni 2026.
Keempat peserta tersebut diketahui berasal dari satuan pendidikan yang berbeda dan mengalami kondisi kesehatan yang beragam sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia setelah mendapat penanganan medis.
Kementerian Pertahanan menyampaikan bahwa seluruh peserta telah melewati tahapan seleksi, termasuk pemeriksaan kesehatan sebelum mengikuti Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI).
Program tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menyiapkan sumber daya manusia yang memiliki karakter kepemimpinan untuk mendukung pengembangan Koperasi Merah Putih serta Kampung Nelayan Merah Putih di berbagai daerah.
Pemerintah Perkuat Pengawasan Kesehatan manajer Koperasi
Berdasarkan informasi yang disampaikan, penyebab meninggalnya keempat peserta berbeda-beda.
Salah satu peserta dinyatakan meninggal akibat heat stroke, peserta lainnya karena henti jantung, sementara satu peserta diketahui memiliki penyakit tuberkulosis.
Adapun peserta terakhir meninggal setelah sempat mengalami sesak napas dan menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Menanggapi kejadian tersebut, Kementerian Pertahanan bersama panitia seleksi nasional dan penyelenggara pendidikan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program.
Evaluasi difokuskan pada penguatan proses seleksi kesehatan, peningkatan deteksi dini kondisi medis peserta, optimalisasi pengawasan oleh tenaga kesehatan selama pendidikan, serta penyempurnaan prosedur penanganan kesehatan di seluruh satuan pendidikan.


