KITAINDONESIASATU.COM – Perubahan iklim yang membuat suhu udara semakin meningkat turut mengubah kebiasaan masyarakat dalam menghadapi cuaca panas.
Salah satu dampaknya terlihat dari pertumbuhan industri pendingin udara atau air conditioner (AC) yang terus berkembang. Indonesia kini menjadi salah satu pasar AC terbesar di kawasan Asia dengan permintaan yang semakin tinggi.
Pemanasan Global Dorong Kebutuhan AC
Kenaikan suhu global menjadi faktor utama meningkatnya penggunaan AC di berbagai sektor. Ketika temperatur bumi naik, kebutuhan masyarakat terhadap perangkat pendingin ikut bertambah.
Kondisi ini kemudian berdampak pada peningkatan konsumsi energi yang berpotensi memperbesar emisi karbon.
Penggunaan energi untuk sistem pendinginan bahkan menjadi bagian besar dari kebutuhan listrik di sejumlah bangunan.
Pada gedung perkantoran, konsumsi AC dapat mengambil porsi sekitar 30 hingga 50 persen dari total energi, sementara hotel bisa mencapai lebih tinggi.

