KITAINDONESIASTU.COM – Pelatih Timnas Jepang, Hajime Moriyasu, mengaku menyimpan rasa kecewa setelah timnya gagal mengamankan kemenangan pada laga pembuka Grup F Piala Dunia 2026. Meski berhasil mencuri hasil imbang 2-2 melawan Belanda, sang pelatih menilai Jepang sebenarnya memiliki peluang untuk meraih tiga poin penuh.
Namun di balik kekecewaan tersebut, Moriyasu tak bisa menyembunyikan kebanggaannya terhadap semangat juang para pemain Samurai Biru yang dua kali bangkit dari ketertinggalan. Menurutnya, skuad Jepang menunjukkan karakter kuat dengan tidak pernah menyerah hingga peluit akhir dibunyikan.
“Saya kecewa karena kami gagal meraih kemenangan. Namun, meskipun dua kali tertinggal, para pemain tidak pernah menyerah dan berjuang keras bersama sebagai sebuah tim,” ujar Moriyasu usai pertandingan, seperti dikutip dari laman resmi FIFA, Senin (15/6).
Jepang berhasil menghindari kekalahan berkat gol dramatis Daichi Kamada pada menit ke-89 di Dallas Stadium. Gol tersebut membuat Samurai Biru pulang dengan satu poin penting setelah berada dalam tekanan sepanjang pertandingan.
Moriyasu menegaskan bahwa hasil imbang tersebut merupakan buah dari kerja keras kolektif seluruh pemain. Ia menilai timnya mampu menjalankan strategi dengan disiplin, mulai dari bertahan secara sabar hingga meningkatkan agresivitas saat menyerang.
“Mendapatkan satu poin memang sedikit mengecewakan, tetapi kami mampu meraih hasil ini melalui usaha kolektif. Kami bertahan dengan sabar lalu mencoba tampil lebih agresif saat menyerang. Para pemain menjalankan apa yang telah kami rencanakan dan persiapkan,” kata pelatih berusia 57 tahun itu.
Hasil ini membuat Jepang dan Belanda sama-sama mengantongi satu poin di Grup F. Persaingan menuju babak berikutnya pun semakin panas dan terbuka lebar, dengan setiap pertandingan selanjutnya berpotensi menjadi penentu nasib kedua tim. (*)
