KITAINDONESIASATU.COM- Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor melakukan komisioning jaringan pipa di kawasan Palasari, Kabupaten Bogor, untuk mendukung distribusi air ke Zona 5. Langkah ini dilakukan sebagai upaya memastikan aliran air kepada pelanggan memenuhi standar Kualitas, Kuantitas, dan Kontinuitas (K-3) sekaligus mendukung optimalisasi layanan air bersih selama 24 jam.
Direktur Operasional Perumda Tirta Pakuan, Dani Rakhmawan, mengatakan kegiatan komisioning jaringan pipa untuk Zona 5 tersebut telah dilaksanakan pada Selasa lalu.
“Komisioning ini merupakan proses pengujian, pemeriksaan juga memastikan bahwa seluruh komponen, sistem, instalasi, atau fasilitas yang baru selesai dibangun dapat berfungsi dengan baik, aman dan sesuai dengan spesifikasi desain. Ini kami cek sebelum resmi dioperasikan secara penuh,” ungkap Dani.
Menurut Dani, komisioning menjadi tahapan penting sebelum jaringan dioperasikan secara penuh. Proses tersebut dilakukan sebagai uji coba akhir guna memastikan seluruh sistem berjalan sesuai perencanaan dan tidak mengalami kendala saat mulai digunakan.
“Komisioning ini merupakan tahap uji coba final (final check) untuk menjamin bahwa jaringan yang dibangun tidak mengalami kegagalan saat mulai dioperasikan untuk Zona 5,” ujarnya.
Ia menegaskan, tujuan utama pelaksanaan komisioning adalah memastikan distribusi air kepada pelanggan berjalan optimal sesuai standar pelayanan yang ditetapkan perusahaan.
“Tujuannya memastikan aliran air kepada pelanggan memenuhi Kualitas, Kuantitas dan Kontinuitas atau K3 khususnya di Zona 5,” tuturnya.
Selain itu, Perumda Tirta Pakuan juga telah menyiapkan sejumlah strategi teknis untuk menghadapi tantangan distribusi air bersih di Kota Bogor. Salah satunya melalui penguatan jaringan sebagai langkah lanjutan dalam peningkatan layanan.
Dani menjelaskan, apabila pengembangan jaringan di suatu wilayah berdampak terhadap tekanan air di wilayah lain, perusahaan akan melakukan intervensi teknis untuk menjaga kualitas layanan kepada pelanggan.
“Kami memastikan akan terus melakukan evaluasi dan penyesuaian di lapangan guna meningkatkan layanan serta memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat Kota Bogor secara optimal,” jelasnya.
