Berita UtamaNews

Tak Takut Ditodong Senjata, Emak-emak di Cengkareng Nekat Gagalkan Aksi Curanmor

×

Tak Takut Ditodong Senjata, Emak-emak di Cengkareng Nekat Gagalkan Aksi Curanmor

Sebarkan artikel ini
pistol
Ilustrasi senjata api. (Foto: Pixabay)

KITAINDONESIASATU.COM – Aksi nekat komplotan pencuri motor bikin geger kawasan Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat, Senin (8/6) siang. Seorang ibu rumah tangga bernama Susi mengalami momen mencekam setelah ditodong pistol oleh pelaku curanmor yang berusaha membawa kabur sepeda motor miliknya.

Detik-detik menegangkan itu terekam jelas kamera CCTV di Jalan H. Djairi. Dalam rekaman, dua pria berpakaian tertutup tampak mondar-mandir memantau situasi sebelum akhirnya mendekati motor korban yang terparkir di depan rumah.

Saat kondisi dirasa aman dan sepi, pelaku langsung beraksi menggunakan kunci letter T untuk membobol kendaraan. Namun aksi mereka dipergoki oleh Susi yang spontan keluar rumah sambil berteriak meminta pertolongan.

Bukannya kabur, salah satu pelaku justru diduga mengeluarkan pistol berwarna perak dan menodongkannya langsung ke arah korban. Situasi pun berubah mencekam.

“Pas saya keluar, saya langsung ditodong pistol dan disuruh masuk lagi,” ujar Susi kepada wartawan.

Meski di bawah ancaman senjata api, Susi mengaku tak gentar. Ia nekat melawan karena takut motornya dibawa kabur.

“Saya enggak mau masuk, motor saya mau dibobol. Saya tepis tangannya terus,” katanya.

Teriakan “maling” yang dilontarkan korban sempat membuat warga mulai keluar rumah. Melihat situasi mulai ramai, pelaku sempat mundur menuju rekannya yang sudah menunggu di atas motor.

Namun, suasana kembali memanas ketika pelaku berbalik arah sambil mengangkat pistol ke udara untuk menakut-nakuti warga yang hendak mengejar.

“Dia mutar balik lagi sambil ngangkat pistol ke atas,” kata Susi.

Beruntung, pelaku gagal membawa kabur motor korban dan akhirnya melarikan diri dari lokasi sebelum diamankan warga.

Peristiwa tersebut membuat Susi trauma berat. Ia mengaku baru pertama kali mengalami kejadian seperti itu di lingkungan tempat tinggalnya. Kini, korban memilih menyimpan kendaraannya di tempat yang lebih aman.

Meski belum melapor ke polisi, rekaman CCTV aksi brutal komplotan curanmor itu sudah disebarkan ke media sosial agar warga lebih waspada dan berharap identitas pelaku segera terungkap. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *