KITAINDONESIASATU.COM- Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menegaskan pentingnya integrasi fungsi Lapangan Taman Yasmin sebagai sarana olahraga, ruang publik, dan fasilitas pendukung pendidikan agar dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Dedie Rachim usai meninjau Lapangan Taman Yasmin sekaligus melakukan penanaman pohon di kawasan tersebut yang berlokasi di Jalan Pinang Raya, Kota Bogor, Senin 8 Juni 2026.
Dalam peninjauan tersebut, Dedie memastikan kesiapan pembangunan tahap kedua kawasan Lapangan Taman Yasmin yang dalam waktu dekat akan memasuki proses lelang.
“Saya meninjau dalam rangka memastikan bahwa ini akan segera masuk lelang tahap kedua sesegera mungkin. Namun saya mengingatkan ada dua hal yang harus menjadi perhatian,” ujar Dedie Rachim.
Menurutnya, perhatian pertama adalah integrasi kawasan lapangan dengan SMA Negeri 10 Bogor yang berada di lokasi berdekatan. Keberadaan fasilitas tersebut diharapkan dapat menunjang kegiatan pendidikan, khususnya dalam mendukung kesehatan jasmani para siswa.
Selain aspek pendidikan, Dedie juga menekankan pentingnya memperhatikan aspirasi warga sekitar dalam proses pembangunan. Ia berharap keberadaan lapangan tersebut dapat memberikan manfaat luas bagi masyarakat tanpa menimbulkan persoalan sosial di kemudian hari.
Dedie Rachim menilai fasilitas olahraga yang representatif dapat mendorong masyarakat, terutama anak-anak dan generasi muda, untuk lebih aktif melakukan kegiatan di luar ruangan.
“Lapangan ini dipersembahkan untuk warga, maka manfaatkanlah untuk berolahraga. Tidak lagi urusannya main gadget melulu. Sekarang di sini ada lapangan, bisa lari-lari, bisa olahraga, bisa berjemur di bawah sinar matahari, bisa upacara dan apel juga di sini,” ucapnya.
Ia menjelaskan, pembangunan yang telah selesai saat ini merupakan tahap pertama. Sementara pada tahap kedua, Pemerintah Kota Bogor akan melengkapi kawasan tersebut dengan berbagai fasilitas penunjang guna memperkuat fungsinya sebagai ruang publik yang nyaman, aman, dan terintegrasi.
Fasilitas yang direncanakan pada tahap kedua antara lain jogging track, taman, tribun, pedestrian, penerangan kawasan, hingga penataan jalur akses menuju TPU yang berada di sekitar lokasi.
“Ini kan baru tahap pertama dan lapangan sudah selesai, nanti akan ada jogging track, taman, tribun, pedestrian, lampu-lampu, termasuk jalur akses menuju TPU ini harus dipikirkan, jangan sampai nanti ada keluhan warga, jadi harus diantisipasi dari sekarang,” jelasnya.
Dedie Rachim berharap seluruh aspek teknis, administratif, maupun sosial dapat diselesaikan sebelum pembangunan tahap kedua dimulai sehingga proses pelaksanaan dapat berjalan lancar.
“Mudah-mudahan begitu masuk tahap dua, urusan teknis administrasi selesai, tetapi urusan sosial juga selesai,” pungkasnya.

