KITAINDONESIASATU.COM – Seorang pelajar SMA berinisial TJK (19), warga Manukan Yoso II Surabaya, meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif di RSUD dr Soetomo.
Korban diduga menjadi korban pengeroyokan yang dilakukan sejumlah temannya sendiri akibat persoalan sandal yang hilang.
Korban sempat dirawat selama lima hari di ruang ICU sebelum akhirnya meninggal dunia pada Kamis, 4 Juni 2026 dini hari.
Kondisinya terus memburuk akibat luka berat di bagian kepala yang menyebabkan pendarahan hebat dan pecahnya pembuluh darah.
Kakak korban, Hana Novia Kristiani, menjelaskan kejadian bermula saat adiknya pergi membeli paket data internet pada Minggu, 31 Mei 2026.
Namun tak lama kemudian, teman sekolah korban datang ke rumah dan memberi kabar bahwa TJK dalam kondisi tidak sadarkan diri.
Polisi Amankan Empat Terduga Pelaku
Keluarga menduga korban menjadi korban pengeroyokan karena saat berada di rumah sakit terdapat sejumlah pemuda yang berkumpul dan meminta maaf kepada keluarga korban.
Dugaan konflik disebut berawal dari persoalan sandal yang sebelumnya diklaim telah diselesaikan secara baik-baik.
