KITAINDONESIASATU.COM – Kasus dugaan pengeroyokan yang menimpa seorang remaja di Surabaya menjadi perhatian publik setelah korban berinisial TJK (19) meninggal dunia usai menjalani perawatan intensif selama beberapa hari.
Remaja yang baru lulus sekolah menengah atas tersebut mengembuskan napas terakhir setelah mengalami cedera serius pada bagian kepala akibat insiden yang terjadi di kawasan Manukan, Surabaya.
Peristiwa bermula ketika korban keluar rumah pada Sabtu malam, 30 Mei 2026, untuk membeli minuman di sekitar lingkungan tempat tinggalnya.
Setelah berhasil mendapatkan barang yang dicari, korban diduga didatangi oleh sekelompok pemuda. Situasi kemudian berkembang menjadi aksi kekerasan yang berujung tragis.
Korban Sempat Dirawat Intensif Selama Lima Hari
Berdasarkan informasi yang beredar, korban diduga mengalami pengeroyokan di dua lokasi berbeda. Setelah mengalami penganiayaan, korban ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri.
Sejumlah orang yang diduga terlibat kemudian berusaha membawa korban menuju fasilitas kesehatan menggunakan sepeda motor.
Dalam perjalanan menuju rumah sakit, kondisi korban semakin memburuk. Setelah mendapatkan penanganan awal di rumah sakit, korban akhirnya dirujuk untuk menjalani perawatan intensif akibat cedera berat yang dialaminya.
Selama hampir lima hari, tim medis berupaya memberikan penanganan terbaik. Namun kondisi korban tidak kunjung membaik hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia pada Kamis, 4 Juni 2026.

