KITAINDONESIASATU.COM – FIFA secara resmi melarang penggunaan vuvuzela di seluruh stadion Piala Dunia 2026.
Kebijakan larangan vuvuzela di Piala Dunia 2026 ini tertuang dalam Kode Etik Stadion baru yang mulai berlaku efektif pada 2 Juni lalu.
FIFA mengklasifikasikan vuvuzela sebagai pembuat kebisingan berlebihan yang mengganggu jalannya Piala Dunia 2026.
Sekedar diketahui, vuvuzela adalah alat musik tiup khas Afrika Selatan yang terbuat dari plastik dan berbentuk tanduk dengan panjang sekitar 90 cm.
Alat musik ini menjadi terkenal saat Piala Dunia FIFA 2010 dan sering digunakan oleh suporter untuk merayakan pertandingan sepak bola.
Yang khas, vuvuzela memiliki suara yang sangat keras, bahkan lebih keras daripada pesawat jet yang sedang lepas landas, dan menjadi simbol budaya dalam perayaan sepak bola di Afrika.
Klakson udara
Larangan vuvuzela di Piala Dunia 2026 juga mencakup barang lain seperti klakson udara, drone, dan kembang api demi keamanan dan kenyamanan.


