News

Kemenag Dorong Kepemimpinan Inklusif, 15 Perempuan Jadi Kepala KUA

×

Kemenag Dorong Kepemimpinan Inklusif, 15 Perempuan Jadi Kepala KUA

Sebarkan artikel ini
kua 1
Pelantikan Kepala KUA. (Dok. Kemenag)

KITAINDONESIASATU.COM – Kementerian Agama (Kemenag), mencetak sejarah baru. Sebanyak 15 perempuan resmi dilantik menjadi Kepala Kantor Urusan Agama (KUA), menandai babak baru transformasi layanan keagamaan di Indonesia. Momen bersejarah itu terjadi dalam pelantikan ratusan Kepala KUA se-Indonesia di Auditorium HM Rasjidi, Jakarta Pusat, Kamis (4/6/2026).

Langkah besar ini disebut sebagai era baru kepemimpinan KUA yang lebih inklusif, modern, dan dekat dengan masyarakat. Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Abu Rokhmad, mengatakan bahwa KUA kini tidak lagi sekadar tempat pencatatan nikah, melainkan pusat layanan keagamaan yang mencakup pembinaan keluarga, zakat, wakaf, kemasjidan, hingga penguatan kehidupan umat.

“Ini momentum bersejarah tentang era baru KUA sebagai pusat layanan keagamaan,” ujar Abu Rokhmad.

Kehadiran 15 perempuan dari unsur Penyuluh Agama Islam sebagai Kepala KUA menjadi sorotan tersendiri. Pengalaman mereka mendampingi keluarga, majelis taklim, dan komunitas keagamaan dinilai menjadi kekuatan besar dalam menghadirkan pelayanan yang lebih humanis dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Transformasi besar ini merupakan implementasi aturan baru Kemen yang membuka peluang lebih luas bagi Penyuluh Agama Islam untuk menduduki jabatan strategis sebagai Kepala KUA. Kebijakan tersebut juga disebut sejalan dengan visi Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar yang ingin menjadikan KUA sebagai garda terdepan pelayanan keagamaan nasional.

Kepala Biro SDM Kementerian Agama, Muhammad Zain, memastikan seluruh proses pengangkatan dilakukan secara profesional dengan mempertimbangkan kompetensi, rekam jejak, serta kebutuhan organisasi. Menurutnya, pengangkatan para perempuan ini menjadi bukti komitmen Kemenag dalam memperluas ruang pengabdian ASN di bidang pelayanan umat.

Dari total ratusan Kepala KUA yang dilantik, 15 perempuan tersebut berasal dari berbagai daerah di Indonesia dan kini menjadi simbol perubahan besar dalam sejarah kepemimpinan KUA. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *