KITAINDONESIASATU.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sedang menelusuri keberadaan Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Silmy Karim, dalam rangka pengembangan operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan di lingkungan Kantor Imigrasi Jakarta Barat.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyampaikan bahwa tim penyidik sedang bergerak untuk mengumpulkan informasi dan meminta seluruh pihak yang terkait agar bersikap kooperatif dalam proses penegakan hukum yang sedang berlangsung.
“KPK juga mengimbau Silmy Karim untuk memenuhi panggilan dan membantu proses penyelidikan,” demikian kata Budi Prasetyo.
OTT yang dilakukan KPK sejak Selasa malam telah menjaring belasan orang.
Dalam operasi tersebut, penyidik turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa uang tunai dalam berbagai mata uang asing, logam mulia, kendaraan, serta dokumen yang diduga berkaitan dengan perkara yang sedang ditangani.
Ketua KPK sebelumnya mengungkapkan bahwa perkara yang sedang diselidiki berkaitan dengan dugaan penyimpangan dalam pengurusan izin tinggal warga negara asing, termasuk layanan KITAS dan KITAP. Penyidik masih mendalami peran masing-masing pihak yang diduga terlibat dalam kasus tersebut.
Perkembangan kasus ini menjadi sorotan publik karena Silmy Karim merupakan pejabat yang memiliki rekam jejak panjang di sektor pemerintahan dan BUMN.


