KITAINDONESIASATU.COM – Legenda reli nasional, Rifat Sungkar, kembali mencuri perhatian publik. Setelah sempat menyatakan pensiun dari dunia balap profesional, Rifat kini justru menyiapkan regenerasi besar keluarga Sungkar di lintasan motorsport lewat sang putra, El Mayka Rifat Sungkar.
Program pembinaan jangka panjang bertajuk The Legend Continues resmi disiapkan sebagai jalan menuju generasi ketiga keluarga Sungkar di dunia balap nasional hingga internasional.
Rifat mengungkapkan tradisi motorsport dalam keluarganya telah diwariskan sejak era orang tuanya, Helmy Sungkar dan Ria Sungkar, lalu diteruskan olehnya bersama Rizal Sungkar. Kini tongkat estafet itu mulai diarahkan kepada cucu-cucu keluarga, termasuk El Mayka.
“Balapan sekarang sudah masuk generasi ketiga di keluarga kami. Dulu dimulai dari Oma Ria dan bapak saya, lalu saya dan Rizal, sekarang berlanjut ke cucu-cucu, salah satunya Mayka,” ujar Rifat dalam konferensi pers, di Jakarta, Selasa (2/6).
Yang mengejutkan, Rifat mengaku kembali aktif di lintasan bukan demi mengejar gelar atau prestasi pribadi, melainkan demi mendampingi dan membimbing putranya mengenal dunia reli sejak dini.
“Beberapa tahun lalu saya sudah bilang pensiun dari balapan profesional. Tapi ternyata anak ini punya talenta dan minat besar di dunia otomotif. Jadi saya ajak Mayka masuk ke mobil, bukan jadi driver dulu, tapi navigator atau co-driver. Saya kembali balapan untuk Mayka,” ungkapnya.
Program The Legend Continues pertama kali dimulai pada 2025 dan dirancang sebagai peta jalan pembinaan El Mayka hingga usia 17 tahun. Tak hanya fokus pada kemampuan teknis balap, program tersebut juga menanamkan karakter, disiplin, mental bertanding, hingga nilai kehidupan yang selama ini menjadi fondasi keluarga Sungkar.
Dalam fase awal atau Foundation pada 2025-2026, El Mayka diperkenalkan sebagai navigator dan mulai belajar pace note, navigasi, komunikasi di bawah tekanan, hingga tanggung jawab dalam tim balap.
Selanjutnya, fase Transition pada 2027 akan membawa El Mayka masuk ke kompetisi junior kelas pemula sebelum memasuki tahap Development pada 2028-2029 untuk mengasah teknik, strategi, dan mental bertanding di level nasional.
Pada fase Preparation tahun 2030, El Mayka mulai dipersiapkan menjadi pembalap yang matang secara profesional dan kepemimpinan. Puncaknya, fase Continuation pada 2031 menargetkan dirinya mampu bersaing di level nasional maupun internasional junior sebagai pembalap independen. (*)


