Berita UtamaNews

Polisi Usut Dana Jemaah Hananiya Group, Selebgram Terancam Dipanggil

×

Polisi Usut Dana Jemaah Hananiya Group, Selebgram Terancam Dipanggil

Sebarkan artikel ini
bos hananiyah
Direktur PT Khazanah Tamma Internasional, Ahmad Syah Farhan (ASF) sebagai tersangka kasus dugaan penipuan ratusan calon jemaah Umrah. (Dok. Threads)

KITAINDONESIASATU.COM – Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya bergerak cepat membongkar dugaan skandal penipuan investasi dan perjalanan umrah yang menyeret PT Hasanah Tamma Internasional atau Hananiya Group. Polisi kini membidik aliran dana jemaah yang diduga mengalir ke berbagai pihak, termasuk selebgram ternama yang dipakai untuk promosi travel kontroversial tersebut.

Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanuddin, mengungkapkan sebagian uang milik jemaah ternyata tidak digunakan untuk keberangkatan umrah, melainkan dipakai untuk kepentingan lain, termasuk membayar influencer demi mendongkrak pemasaran.

“Sebagian dana digunakan di luar kepentingan perjalanan umrah para jemaah, termasuk untuk membayar influencer sebagai bagian dari marketing,” ujar Iman, Senin (2/6).

Fakta ini langsung memicu sorotan publik lantaran sejumlah figur media sosial diduga ikut mempromosikan paket umrah murah yang kini berujung kasus hukum besar. Polisi pun memastikan akan memanggil para selebgram yang terlibat dalam promosi Hananiya Group.

“Kami akan meminta keterangan terhadap para selebgram yang ikut menawarkan beberapa paket umrah dari PT Hasanah Tamma Internasional atau Hananiya Group,” tegasnya.

Tak hanya mengejar aliran dana, penyidik juga tengah melakukan pelacakan aset milik tersangka utama guna memulihkan kerugian para korban yang jumlahnya terus menjadi perhatian.

Saat ini, polisi baru menetapkan direktur travel tersebut sebagai tersangka tunggal. Namun, Polda Metro Jaya membuka kemungkinan munculnya tersangka baru, termasuk mendalami dugaan keterlibatan istri tersangka yang disebut ikut mengelola bisnis travel tersebut.

“Tidak menutup kemungkinan ada tersangka lain apabila ditemukan fakta hukum baru dalam proses penyidikan,” kata Iman.

Kasus ini pun menjadi peringatan keras bagi masyarakat agar tidak mudah tergoda promo umrah murah dengan iming-iming fasilitas mewah dan figur publik terkenal.

“Biasanya harga murah, fasilitas berlebihan, atau dijanjikan berangkat bersama tokoh tertentu. Ini yang harus diwaspadai masyarakat,” tandas Iman. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *