KITAINDONESIASATU.COM-Mandi sebelum pelaksanaan shalat Ied adalah salah satu sunnah yang dianjurkan oleh para ulama dari berbagai mazhab. Selain membersihkan diri secara lahiriah, mandi pada hari raya juga mencerminkan penghormatan dan keseriusan kita dalam menyambut hari yang mulia ini.
Rasulullah shallallahu alaihi wasallam dikenal selalu memperhatikan kebersihan dan kerapian diri, terutama di hari-hari besar Islam. Mengenakan pakaian terbaik, tidak harus baru, tapi bersih dan rapi juga termasuk bagian dari adab merayakan Idul Adha. Sunnah lain yang sangat dianjurkan adalah memperbanyak takbir sejak malam hari raya hingga sholat Ied selesai dilaksanakan. Bacaan Allahu Akbar, Allahu Akbar, Laa ilaaha illallah, Allahu Akbar, Allahu Akbar wa lillahil hamd ini tidak hanya dikumandangkan di masjid, tapi juga di sepanjang perjalanan menuju tempat shalat. Gema takbir yang bersahut-sahutan di pagi hari Idul Adha adalah salah satu keindahan tersendiri yang membedakan suasana hari raya ini dari hari-hari biasa.
Jam Berapa Shalad Ied Dimulai
Tidak sedikit yang masih kebingungan soal waktu shalat Idul Adha yang tepat, harus jam berapa sebenarnya berangkat, dan sampai kapan batas waktu pelaksanaannya? Hal itu disebabkan antusiasme umat Muslim untuk segera melaksanakan sholat Ied begitu terasa di mana-mana.
Suara takbir menggema, barisan jamaah memenuhi lapangan, dan semua orang bergegas menuju tempat pelaksanaan ibadah. Pertanyaan sederhana seperti jam berapa waktu sholat Idul Adha menjadi penting untuk diketahui agar ibadah bisa dijalankan dengan benar dan tidak terburu-buru. Jadi, sudah sepatutnya kita mempersiapkan diri sebaik mungkin, termasuk memahami rentang waktu pelaksanaan shalat Ied secara benar.
Waktu Shalad Idul Adha Secara Umum
Shalat Idul Adha termasuk kategori shalat sunnah muakkad, yaitu ibadah yang sangat dianjurkan dan memiliki kedudukan tinggi dalam syariat Islam. Waktu pelaksanaannya dimulai sejak matahari terbit setinggi kurang lebih satu tombak atau sekitar 15 menit hingga 20 menit setelah matahari muncul di ufuk timur.
Batas akhirnya adalah ketika matahari sudah bergeser ke barat menandakan masuknya waktu zuhur. Artinya, ada jendela waktu yang cukup luas, mulai dari sekitar pukul 06.00 hingga menjelang pukul 11.30 atau 12.00 siang tergantung lokasi.
Akan tetapi, secara kebiasaan dan anjuran ulama, shalat Ied sebaiknya dilaksanakan lebih awal, tidak perlu menunggu terlalu dekat dengan waktu zuhur. Di Indonesia, sebagian besar masjid dan lapangan umum mulai menggelar shalat Ied pada kisaran pukul 06.30 hingga 07.30. Pemilihan jam ini mempertimbangkan agar jamaah sudah terkumpul, cuaca masih sejuk, dan seluruh rangkaian ibadah bisa berjalan dengan khusyuk. (dari berbagai sumber)


