Berita UtamaSepakbola

Pemain Asing Timor Leste asal Indonesia Dani Ardianto kini Merambah Berbisnis Da Aparel Jersey untuk Sepakbola

×

Pemain Asing Timor Leste asal Indonesia Dani Ardianto kini Merambah Berbisnis Da Aparel Jersey untuk Sepakbola

Sebarkan artikel ini
dani ardianto
Dani Ardianto tetap bermain bola meski memiliki bisnis baru seperti jualan jersey. foto: dokumen pribadi

KITAINDONESIASATU.COM – Meski tetap sibuk bermain di Tarkam (antar kampung) pemain asing Timor Leste asal Indonesia Dani Ardianto kini mulai merintis usaha baru dengan berbisnis berjualan jersey sepakbola di kampungnya Ambulu Jember, Jawa Timur

Ardianto mengaku masih tetap menekuni dunia sepakbola dengan tetap aktif bermain sepakbola Tarkam bahkan terakhir bermain di Liga 4 Kalimatan di Kalbar United.

“Sejak saya merintis jualan jersey bola, sejak tujuh bulan lalu, meskipun Dani main liga kemaren, saya tetap bisnis jualan jersey bola, saya kemaren main di Liga 4 Kalbar United,” ujar Dani yang dihubungi kitaindonesiasatu.com melalui WhatApp, Senin (25/5/2026).

Sementara ide berbisnis @da_alpareljesey merupakan keinginan lama jauh-jauh hari namun karena kesibukannya bermain bola seperti di Timor Leste dan Liga 3 Indonesia kemarin keinginan itu belum kesampaian, baru tujuh bulan lalu keinginan itu mulai dijalankannya.

“Sebenernya saya udah lama mau buka usaha bisnis untuk menjual jersey, udah jauh hari punya ide jualan jersey, tapi saya masih sibuk, setelah waktu saya agak longgar, saya langsung merintis dan langsung terjun ke bisnis jaulan jersey ini,” ujar Dani.

Sementara untuk bermain sepakbola Dani mengatakan tetap masih aktif dan tidak mungkin meninggalkan sepakbola yang sudah mendarah daging karena bola menjadi bagian kehidupan Dani yang sudah digeluti sejak masih anak-anak.

“Kalau bisnis jersey hanya sampingan, alhamdulillah saya cuman punya satu komitmen di bisnis jersey kami ini, jujur dan selalu menjaga kualitas,” tandas Dani.

Lebih lanjut Dani mengatakan jika dirinya ingin pensiun dari sepakbola ketika berusia 40 tahun, sementara Dani sendiri hingga saat ini masih cukup waktu untuk mengembangkan kemampuannya di sepakbola.

“Saya insaAllah ingin pensiun dari sepak bola nanti diusia 40 tahun, mungkin aku akan cari lisesnsi dan sambil jualan jersey, bisnis saya bukan di jersey aja, saya punya rumah makan seafood sejak 2020 sampai saat ini, kalau jersey baru tujuh bulan dijalani,” jelas Dani.

Lebih jauh Dani Ardianto menjelaskan jika penjualan jersey yang dia tekuni saat ini merurutnya lumayan untuk untuk menopang kehidupan keluarga, dia yakini prospeknya masih bagus untuk ke depan.

Bahkan di kampungnya di Ambulu Jember, Jawa Timur masih sedikit perorangan yang memiliki usaha jersey seperti ini oleh akarena itu sesuai dengan profesinya iapun kemudian mencari celah sambil bermain bola dan berjualan kostum.

Dani memberikan nama bisnisnya Da Aparel Jersey dengan nama akun instagramnya @da_apareljersey dengan harga sangat terjangkau untuk kualitas bahan premium dijual dengan harga Rp130 – Rp175 ribu per kaos tergantung bahannya.

Jersey Da Aparel Jersey sendiri ternyata juga sudah banyak mendapatkan pesanan dari daerah lain hingga sudah menjangkau luar pulau dan luar negeri seperti Kalimantan, Batam, Medan, Papua bahkan hingga luar negeri sepertio Myanmar dan Timor Leste. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *