KITAINDONESIASATU.COM – Pemerintah Indonesia resmi mencapai kesepakatan penting dengan pengelola program daging dam haji Arab Saudi, Adahi Project, untuk menyalurkan sebagian besar daging dam jemaah haji Indonesia kepada masyarakat Palestina.
Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, menyampaikan bahwa langkah tersebut merupakan bentuk kepedulian kemanusiaan sekaligus amanat langsung dari Presiden RI untuk memperkuat dukungan terhadap rakyat Palestina.
“Kami telah bersepakat dan secara khusus meminta kepada Pemerintah Arab Saudi melalui Adahi agar daging dam ini dapat disalurkan kepada masyarakat Palestina. Adahi telah menyatakan kesiapannya,” ujar Dahnil di Makkah, Jumat (23/5).
Selain Palestina, distribusi daging dam juga akan diperluas ke sejumlah negara di kawasan Timur Tengah yang membutuhkan bantuan pangan.
Di sisi lain, pemerintah juga mencatat capaian baru dalam tata kelola pelaksanaan ibadah haji tahun ini, khususnya dalam pendataan pembayaran dam jemaah yang dinilai jauh lebih tertib dan terorganisir.
Hingga Jumat (22/5), tercatat sebanyak 126.832 jemaah calon haji telah terdata secara jelas terkait mekanisme pembayaran dam. Dari jumlah tersebut, mayoritas atau 90.956 jemaah memilih menggunakan fasilitas Adahi di Tanah Suci.
Sementara itu, 32.691 jemaah lainnya memilih menunaikan dam di Indonesia melalui lembaga amil zakat resmi atau secara mandiri.
Adapun 3.195 jemaah diketahui memilih metode puasa sebagai pengganti dam, sedangkan 1.076 jemaah menjalankan haji ifrad yang tidak mewajibkan pembayaran dam.
Dahnil menyebut capaian ini menunjukkan lonjakan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya, di mana dari 221 ribu jemaah, hanya sekitar 10 ribu yang tercatat menjalankan dam secara terorganisasi. (*)
