KITAINDONESIASATU.COM – Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung menerjunkan ratusan personel untuk mengawal aksi unjuk rasa pengemudi ojek online (ojol) yang digelar Forum Komunikasi Ojol Tertindas (FORKOT) di kawasan Monas, Jakarta, Kamis (21/5).
Pengamanan dilakukan untuk memastikan jalannya demonstrasi tetap aman, tertib, dan kondusif tanpa mengganggu aktivitas masyarakat sekitar.
“Kami hadir untuk memberikan pelayanan dan pengamanan agar kegiatan penyampaian pendapat di muka umum dapat berjalan aman, tertib, dan tidak mengganggu kepentingan masyarakat lainnya,” ujar Reynold.
Kapolres menegaskan, seluruh personel diminta mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis selama pengamanan aksi berlangsung. Polisi juga melakukan pengaturan arus lalu lintas guna mengantisipasi kemacetan di sekitar kawasan Monas.
Dalam aksinya, ratusan massa ojol membawa mobil komando, spanduk, poster tuntutan, hingga bendera aliansi. Mereka menyuarakan penolakan terhadap perubahan status mitra menjadi pekerja serta mendesak revisi Perpres Nomor 27 Tahun 2026 terkait potongan aplikasi sebesar 8 persen.
Tak hanya itu, massa juga menuntut penguatan regulasi perlindungan bagi para mitra pengemudi ojek online.
Menariknya, aparat kepolisian yang berjaga turut membentangkan spanduk bernada humanis bertuliskan, “Selamat Datang Pejuang Aspirasi, Sampaikan Dengan Tertib, Kami Siap Melayani.” (*)


