KITAINDONESIASATU.COM – Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya mencatat sebanyak 10 jemaah haji asal Jawa Timur meninggal dunia hingga hari ke-27 operasional pemberangkatan haji 1447 H/2026 M.
Dari jumlah tersebut, sembilan jemaah wafat di Tanah Suci dan satu di dalam negeri saat menjalani perawatan medis.
Mayoritas jemaah yang meninggal berasal dari berbagai kloter di wilayah Pasuruan, Malang, Lamongan, Gresik, Jombang, Probolinggo, dan Sidoarjo.
Data Jemaah Haji dan Progres Keberangkatan
PPIH Embarkasi Surabaya mencatat bahwa hingga pertengahan Mei 2026, keberangkatan jemaah haji telah mencapai sekitar 83 persen dari total rencana 44.080 jemaah yang terbagi dalam 116 kloter.
Sebanyak 36.413 jemaah dan petugas telah diberangkatkan ke Arab Saudi dengan tingkat ketepatan waktu penerbangan tetap terjaga.
Selain itu, tercatat 13 jemaah masih tertunda keberangkatannya karena alasan kesehatan dan pendampingan medis di asrama haji.
Pihak penyelenggara terus melakukan pemantauan ketat terhadap kondisi kesehatan calon jemaah serta koordinasi lintas layanan.
Secara umum, operasional haji berjalan relatif tertib dengan fokus utama pada keselamatan, pelayanan, dan kelancaran perjalanan ibadah hingga seluruh kloter diberangkatkan.

